Hallo Polisi

Jumat, 16 Oktober 2020 - 12:37 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Semua Elemen Masyarakat Surabaya Tolak Aksi Anarkisme Di Kota Pahlawan

Surabaya – Sebagai bentuk dukungan terhadap kondisi kondusif kota Surabaya jelang Pilwali 2020, Polrestabes Surabaya bersama sejumlah elemen masyarakat gelar Deklarasi Menolak Aksi Anarkisme, Jumat (16/10/2020).

Dalam kegiatan yang digelar di gedung Bhara Daksa Polrestabes Surabaya itu, hadir sejumlah Ormas seperi MUI, NU, Muhammadiyah, FKUB, Pemuda Pancasila, Banser, DMI, KoKam, serta beberapa Kepala Dinas Pemkot Surabaya dan Provinsi Jawa Timur.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, bahwa deklarasi pernyataan sikap ini melambangkan spirit dan komitmen dari semua elemen masyarakat yang ada di kota Surabaya, untuk bersama-sama menolak dan tidak menoleransi berbagai aksi anarkisme.

“Saya harap masyarakat lebih bijak dalam menyuarakan pendapat, dengan tetap menjaga keamanan, ketentraman, kenyamanan dan kondusifitas kota Surabaya, ” ujar Isir.

Menurut Isir, penyampaian pendapat di muka umum itu boleh dan sah, karena diatur dalam Undang-Undang No. 9 tahun 1998, tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Namun penyampaiannya harus tetap menjaga dan menghormati hak dan kebebasan orang lain, sesuai aturan moral yang berlaku di Surabaya. Serta harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan guna menjaga ketentraman dan ketertiban umum,” tambahnya.

Isir juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua elemen masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjaga kota Surabaya “Ini adalah rumah kita. Mari kita jaga bersama-sama,” pungkasnya.


 

Reporter: Ahmad

Editor: Joe Mei

Artikel ini telah dibaca 164 kali

Baca Lainnya