Hukrim

Selasa, 20 Oktober 2020 - 08:33 WIB

4 tahun yang lalu

logo

BNNP Jatim Musnahkan 11,27 Kilogram Sabu Jaringan Malaysia

Surabaya – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur memusnahkan 11,27 kg narkotika jenis sabu, yang diamankan dari 4 (empat) tersangka di 2 (dua) tempat kejadian perkara (TKP) berbeda. Mereka adalah Ridwan (36) asal Sokobanah, Madura, Suwoto (45) asal Kencong, Jember, Septian (24) asal Ungaran, Semarang dan Budi Hartono, Probolinggo.

Menurut Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priyambadha, untuk Ridwan, Suwoto, dan Septian, merupakan satu jaringan sindikat yang dibongkar di Ruko Puri Gunung Anyar Regency Surabaya, Rabu (9/9/2020) malam. Dengan barang bukti sabu seberat total 8 kg, yang dikemas dalam bungkusan pupuk tumbuhan magnesium chelate.

“Ridwan dan Suwoto merupakan kurir. Sementara Septian adalah penjaga ruko. Penangkapan ketiganya berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pengiriman sabu dari Sampang dan Jember ke Surabaya. Setelah kami intai selama beberapa hari, didapati kedua tersangka Ridwan dan Suwoto membawa 7 (tujuh) karton besar berisi narkotika jenis sabu yang dibungkus bersama pupuk, ” ujar Bambang, saat gelar pemusnahan sabu di kantor BNNP Jatim, Selasa (20/10/2020).

“Sedangkan Budi Hartono, diamankan dengan sekitar 3 kg sabu yang disimpan dalam sebuah kotak kardus berisi stop kontak. Budi yang merupakan TKI, kami tangkap di Bandara Juanda. Mereka berempat sama-sama jaringan narkoba Malaysia,” tambahnya.

“Budi menumpang pesawat udara Air Asia dengan kode penerbangan QZ321 rute Kuala Lumpur (KUL) – Surabaya (SUB), dan mendarat di Terminal 2 Juanda, pada Selasa, (22/9/2020) sekitar pukul 10.40 WIB. Penangkapannya berawal dari kecurigaan petugas terhadap barang bawaannya, ” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 29 bungkus plastik berisi kristal putih yang diduga Methampetamine atau sabu, yang disembunyikan di dalam lamp switched socket outlet (stop kontak sakelar lampu). Totalnya seberat 3045 gram. “Petugas akhirnya melakukan pemeriksaan uji laboratorium. Hasilnya, barang tersebut positif Narkotika Golongan A jenis Methampetamine, ” pungkasnya.


 

Reporter: Ahmad

Editor: Joe Mei

Artikel ini telah dibaca 235 kali

Baca Lainnya