Nasional

Senin, 9 November 2020 - 10:21 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Mahasiswa ITS Gagas Elang System, Inovasi Sistem Tilang Cerdas

Surabaya – Satu lagi Inovasi teknologi tepat guna ditelurkan oleh mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Kali ini, berasal dari 3 (tiga) mahasiswa Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) dan Departemen Sistem Informasi, yang tergabung dalam Tim ION. Kolaborasi ini menghasilkan sistem tilang cerdas yang diberi nama Elang System.

Menurut Ketua Tim ION Muhammad Akbar Makhbubi, sistem transportasi adalah hal krusial bagi keefektifan suatu kota. Namun kasus pelanggaran lalu lintas masih banyak terjadi di Indonesia. Hingga menjadi penyebab masalah lalu lintas lain, seperti kemacetan dan kecelakaan. Dan di Indonesia, salah satu cara menekan pelanggaran lalu lintas adalah dengan melakukan tilang oleh aparat kepolisian.

“Sayangnya, proses tilang di Indonesia masih marak diwarnai dengan adanya praktik suap atau pungutan liar (pungli). Hingga selain memperburuk citra polisi, fenomena ini juga memengaruhi hasil Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia di mata dunia,” ujar Akbar, Senin (9/11/2020).

Raisa Zahra Fadila (kiri), Muhammad Akbar Makhbubi (tengah) dan Tiara Hikmata Billah (kanan) menunjukkan fitur yang ada pada Elang System

“Hal ini yang menggerakkan saya bersama Tiara Hikmata Billah dan Raisa Zahra Fadila, untuk mengembangkan sebuah solusi alternatif dari masalah tilang bernama Electronic Tilang System atau Elang System. Dimana sistem ini bekerja dengan mengintegrasikan data input yang berasal dari tangkapan Closed-Circuit Television (CCTV) serta aduan masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut Akbar menjelaskan, jika Elang System memanfaatkan teknologi Deep Learning pada CCTV serta Artificial Intelligent (AI) dalam pengolahan datanya. “Selanjutnya, hasil olahan data tersebut disajikan dalam basis web, serta aplikasi dengan bantuan Framework Laravel,” ungkapnya.

Keunggulan Emang System ibanding sistem tilang elektronik yang sudah ada, dituangkan dalam fitur web. Seperti fitur aduan masyarakat guna melaporkan praktik pungli, fitur berita yang diperbarui tiap waktu, hingga fitur pembayaran yang beragam untuk memudahkan proses tilang bagi masyarakat.

“Selain itu, hasil tangkapan kamera CCTV juga dapat digunakan untuk melakukan Traffic Counting secara otomatis. Hingga dapat menghimpun data Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) dan data Matriks Asal Tujuan (MAT) dengan lebih cepat dan akurat. Jika diolah, data yang dihasilkan dapat membantu pemerintah dan kepolisian dalam pengambilan keputusan atau kebijakan,” tuturnya.

Inovasi Tim ION ini juga berbuah manis. Karena berhasil mendapatkan pengakuan di tingkat nasional, dengan menyabet medali perak dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (Gemastik) XIII, dalam kategori lomba Kota Cerdas (Smart City).

Gemastik XIII sendiri merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama Telkom University, yang berlangsung secara daring, beberapa waktu lalu.


Reporter: Faaza

Editor: Joe Mei

Artikel ini telah dibaca 70 kali

Baca Lainnya