Daerah

Selasa, 10 November 2020 - 08:06 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Terkait Keluhan Keluarga Pasien Muani, Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Masih Enggan Berkomentar

Bangkalan – Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Nunuk Kristiani, masih enggan berkomentar. Terkait keluhan masyarakat atas pelayanan buruk pihak rumah sakit, pada pasien Muani.

Menurutnya, kejadian itu berlangsung pada malam hari. Jadi ia tidak mengetahui secara langsung. Nunuk menyatakan tidak akan memberi keterangan apapun, terkait kejadian yang tidak ia ketahui pastinya,

“Nanti tenaga medis bersangkutan, yang akan memberikan keterangan secara langsung. Saat agenda pertemuan bersama dengan pihak terkait, yang akan digelar oleh Komisi D DPRD Bangkalan,” ujarnya, Senin (9/11/2020).

“Dalam pertemuan itu, akan ada klarifikasi dari rumah sakit, tenaga medis, serta anggota keluarga pasien. Agar nantinya tidak terjadi kesalahpahaman antara masyarakat dan rumah sakit,” tambahnya.

Nunuk juga tidak menyangkal kejadian pemulangan jenazah menggunakan sepeda motor. Namun ia belum bisa memastikan, apakah kejadian tersebut adalah saran dari pihak RS atau keinginan keluarga pasien sendiri. Karena sejauh proses perawatan, keluarga pasien menyanggupi setiap tagihan pembayaran yang ada.

“Saya tegaskan, jika memang tenaga medis yang menangani pasien terbukti bersalah. Serta tidak melayani sebagimana mestinya, sanksi akan siap dijatuhkan,” ungkapnya.

Nunuk juga menegaskani, bahwa pasien Muani merupakan pasien umum. Hingga tidak ada klaim yang dimasukkan pihak rumah sakit ke BPJS Kesehatan. Selain itu, ia juga siap turun jabatan selaku Direktur RSUD Syamrabu. Jika Bupati Bangkalan memerintahkan.


Reporter: Sri/Aam

Editor: Joe Mei

Artikel ini telah dibaca 226 kali

Baca Lainnya