Ekonomi Bisnis Wisata

Kamis, 12 November 2020 - 20:50 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Kampung Pecinan Kapasan Dalam, Destinasi Wisata Heritage Baru di Surabaya

Surabaya – Kota Pahlawan Surabaya, kini memiliki destinasi wisata baru, yakni wisata heritage Kampung Pecinan Kapasan Dalam. Terletak di kawasan Surabaya Utara, yang populer sebagai kawasan heritage bersejarah. Baik dari sisi bangunan, maupun budaya masyarakatnya.

Sebagai tempat berkumpulnya orang asing seperti Eropa, Arab hingga Cina, pada jaman dulu, karena terdapat pelabuhan. Kawasan ini juga menjadi tempat pertempuran Arek-arek Suroboyo melawan tentara Sekutu pada 10 November 1945, yang datang melalui jalur llaut

Kampung Pecinan Kapasan Dalam terletak di belakang Kelenteng Boen Bio, yang mengukir banyak sejarah masa lalu warga Tionghoa di Surabaya. Kawasan ini diresmikan sebagai wisata heritage oleh Agung Ahmad Nurawan, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkot Surabaya, Selasa (10/ 11/2020) malam.

Agung Ahmad Nurawan didampingi warga berkeliling melihat lukisan mural di dinding rumah warga

Menurut Djaja Soetjianto, Ketua RW sekaligus penggagas wisata kampung Pecinan itu. Revitalisasi kawasan itu dibangun dengan pertimbangan sejarah masa lalu. “Kampung Kapasan Dalam dikenal sebagai pemukiman masyarakat Tionghoa. Di sini banyak peninggalan bangunan sejarah, seperti Balai RW tempo dulu, Kelenteng Boen Bio, rumah khas warga tionghoa dan benda peninggalan kuno. Harapannya, keberadaan tempat wisata juga bisa mendongkrak perekonomian warga” ujarnya.

Menurut Djaja, pengembangan Wisata Kampung Pecinan ini akan dibuat secara bertahap. Selain mural di dinding rumah warga, pihaknya juga berencana memperbanyak ornamen dan gapura khas tionghoa . “Selain itu, kami juga berencana mendirikan Museum Kungfu di kawasan ini. Sebab dulu banyak guru kungfu yang ikut berjuang merebut kemerdekaan. Saat ini sudah terkumpul sekitar 30 benda bersejarah,” tambahnya.

Sementara itu, Agung Ahmad Nurawan yang mewakili Pemkot Surabaya, mengucapkan rasa terima kasih pada warga Kapasan Dalam dan pihak-pihak yang berperan dalam pendirian Wisata Kampung Pecinan ini. “Keberadaan tempat ini akan menambah daftar destinasi wisata di Kota Surabaya,” ujarnya.

Suasana malam Kampung Pecinan Kapasan Dalam

“Seperti halnya Kampung Lawas Maspati, saya berharap agar dibentuk struktur pengurus yang solid. Sebisa mungkin seluruh gang dan rumah warga menjadi obyek wisata dan tidak bisa ditemui di tempat lain. Hingga wisawatan yang berkunjung ke sini, akan mendapat satu paket Kampung Pecinan, yakni melihat bangunan, kebudayaan, kuliner dan bahasa Mandarin,” pungkasnya.


Reporter: M Faaza

Editor: Joe Mei

Artikel ini telah dibaca 870 kali

Baca Lainnya