Ekonomi Bisnis Nasional Pariwisata

Senin, 30 November 2020 - 00:26 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Dukung Pengembangan Kopi Wonosalam Jombang, BI Jatim Beri Bantuan Dari Hulu Hingga Hilir

Jombang – Guna meningkatkan perekonomian petani kopi lokal dan menaikkan kelas Kopi Wonosalam, Jombang, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Jawa Timur memberi pendampingan dan dukungan dalam bentuk pemberian bibit, hingga proses produksi paska panen.

Menurut Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim Harmanta, kualitas kopi lokal Wonosalam bisa bersaing dengan kopi lokal daerah lain di Indonesia. “Kualitasnya bisa ditingkatkan, hingga memiliki cita rasa sesuai standar ekspor,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Media Gathering Bersama Konco BI di Wonosalam, Jombang, Sabtu (28/11/2020).

Harmanta menjelaskan, agar layak ekspor, komoditas kopi dituntut memiliki kualitas, kontinuitas dan kapasitas sesuai standar ekspor. “BI mendukung pengembangan kopi lokal Wonosalam dengan memberi bantuan sarana prasarana, seperti alat pengupas kopi, alat penggiling kopi, hingga bibit kopi berkualitas. Agar kualitas kopi yang dihasilkan lebih maksimal,” tambahnya.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim Harmanta, (tengah) saat melakukan proses tanam bibit kopi Liberica bantuan BI Jatim

Pendampingan dari hulu hingga hilir juga dilakukan. Mulai teknik pembibitan yang bagus, cara mengolah pasca panen, hingga packagingnya. Apalagi, saat ini kopi sudah menjadi bagian gaya hidup masyarakat.

“Ini potensi pasar yang masih terbuka lebar. Kami siap mendukung agar petani kopi Wonosalam bisa memenuhi permintaan pasar itu. Agar petani mampu mengembangkan bibit unggul kopi yang tidak ada di daerah lain. Kami juga memberi bantuan berupa 14.500 bibit kopi Arabika, 2.500 bibit kopi Liberika dan 3.500 bibit kopi Robusta,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Jatim Difi Ahmad Johansyah, menyatakan bahwa sektor kopi adalah salah satu bisnis yang tidak terlalu terpengaruh oleh pandemi Covid-19. Bahkan dalam festival kopi beberapa waktu lalu, semua produk kopi habis terjual.

“Namun, menciptakan produk kopi dengan kualitas konsisten di Indonesia, masih terkendala faktor musim dan kondisi daerah tanam. Namun kami akan tetap membantu petani kopi lokal, agar menghasilkan kopi kualitas premium. Bukan hanya dari sisi pembibitan, namun juga pengelolaannya.” ujarnya.

Proses sorting biji kopi

“Selain di Wonosalam Jombang, BI juga memberikan pendampingan kepada petani kopi di sejumlah daerah. Seperti Kopi Dampit Malang, Kopi Arjuno Pasuruan, Kopi Ijen di Jember, Situbondo dan Banyuwangi, serta Kopi Sendang Wilis Kediri. Kami ingin semua kopi lokal ini bisa memenuhi standar ekspor. Karena itu, hingga 2021 BI Jatim akan fokus pengembangan UMKM berbasis Kopi,” pungkasnya.


Reporter: ANto tse

Editor: Joe Mei

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 393 kali

Baca Lainnya