Pemerintahan

Selasa, 29 Desember 2020 - 04:18 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Luapan Kali Lamong, Banjir di Kecamatan Benjeng Lebih Parah Dari Sebelumnya

GRESIK- Warga kecamatan benjeng saat ini di landa kecemasan, karena banjir kali ini lebih besar dari banjir sebelumnya, terjadinya curah hujan semakin deras  sehingga kali lamong tidak bisa menampung air terlalu besar, akhirnya meluber ke permukiman warga.

Dengan kembalinya banjir kali ini yang lebih besar  merendam permukiman dan area persawahan, warga sangat resah karena arus terlalu besar, ada warga yang mencari tempat yang lebih aman untuk menghindari banjir.

Bila hujan turun deras di wilayah mojokerto, wilayah lamongan, termasuk Gresik, Kumpul menjadi satu di kali lamong, Mayoritas desa yang menjadi langanan banjir datang akibat limpahan air dari Kali Lamong di Kecamatan Benjeng kabupaten Gresik. 28/12/20.

Beberapa Desa yang terdampak luapan banjir antara lain Desa Sedapur kelagen, Desa Delik Sumber, Desa Kedung Rukem,Desa Sirnoboyo, Desa munggu Gianti, Desa Bulurejo, Desa Bulang Kulon, Desa Lundo, Desa Karangan Kidul dan banyak Desa Kedung Sekar, Desa Kelampok, dan Desa lainya yang mengalami banjir.

“Dimana area perkampungan dan Perumahan Batara tergenang banjir dengan ketinggian air 70 cm sampai 100 cm hinga 150cm. Selanjutnya, Selain permukiman, Dan area sawah di wilayah kecamatan Benjeng juga tergenang banjir, sehinga para petani banyak mengalami kerugian materi yang sangat besar,” Ucap warga sekitar.

“Disetiap hujan turun deras, wilayah kecamatan Benjeng pasti terjadi banjir besar dan pasti itu, warga sekitar sangat resah karena tidak bisa beraktifitas untuk bekerja, sehinga menuggu sampai banjir usai karena akses jalan tidak bisa di lewati dengan kendaraan bermotor,” ucap Sriyono warga gluran ploso.

Semakin air yang terus meluap semakin tinggi, jalan raya mulai Kedung rukem sampai jalan Kacangan Desa Bulurejo di tutup total, dimana ketinggian air di jalan depan Kantor PLN Benjeng mencapai 1 meter.

Dengan ini, warga masyarakat kecamatan  benjeng , kecamatan balong panggang, kecamatan cerme, kecamatan mengganti, mengharap kepada pemerintah daerah maupun propinsi atau pusat agar dapat mencarikan solusi, Agar masyarakat yang terdampak banjir di desa-desanya. Seperti yang di pinggiran kali lamong, bisa hidup tenang. ucap warga sekitar.

Dalam terjadinya banjir terkadang membawa korban, seperti banjir sebelumnya, selain itu juga tidak bisa beraktifitas dan menggangu ekonomi warga, dan banyak petani mengeluh, karena habis tanam terkena banjir.


Reporter : Sriyono/ Widji

 

Artikel ini telah dibaca 825 kali

Baca Lainnya