Hallo Polisi

Kamis, 31 Desember 2020 - 13:47 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Pasang Atribut FPI, Petugas Gabungan Datangi Sebuah Rumah di Krian Sidoarjo 

Sidoarjo – Setelah FPI diumumkan sebagai ormas terlarang. Sebuah rumah di Mojosantren, Kemasan, Krian, Sidoarjo, didatangi petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP, Rabu (30/12/2020) malam.

Sebab, di rumah milik warga bernama Magsar itu, terdapat sebuah baliho bergambar MRS, pimpinan FPI.

Petugas gabungan yang dipimpin Kapolsek Krian AKP Mukhlason dan didampingi Abdul Malik, .Ketua RT 09 RW 03 Desa Mojosantren, meminta pemilik rumah untuk menurunkan baliho tersebut

“Sudah saya himbau agar diturunkan beberapa hari lalu, sejak pertama memasang spanduk,” ujar Abdul Malik,

Sementara Magsar, pemilik rumah mengatakan, bahwa yang memasang banner tersebut adalah anaknya. “Kami sebagai penggemar atau pecinta habib saja, termasuk Habib Rizieq,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji menegaskan, pamasangan baliho dan stiker FPI jelas dilarang. Sebab melalui Surat Keputusan Bersama (SKB), FPI sudah dinyatakan sebagai organisasi terlarang.

“Segala macam kegiatan dan apapun yang berkaitan dengan FPl, sudah dilarang. Makanya baliho bergambar MRS diminta diturunkan, Dan keluarga yang bersangkutan bersedia menurunkan sendiri,” ungkapnya.

“Pengawasan dan penegakan hukum terkait kegiatan, simbol dan hal lain yang dilarang, akan terus kami lakukan secara intensif,” pungkasnya.


Reporter: Jun

Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 213 kali

Baca Lainnya