Nasional

Senin, 11 Januari 2021 - 12:32 WIB

4 tahun yang lalu

logo

BPOM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Sinovac 

Jakarta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia secara resmi mengeluarkan ijin penggunaan darurat (EUA) CoronaVac sebagai vaksin Covid-19 produksi perusahaan Sinovac. Hal itu disampaikan oleh Kepala BPOM Penny K. Lukito, Senin (11/1/2021).

“Vaksin CoronaVac memenuhi persyaratan mendapatkan EUA,” ujar Penny K Lukito dalam jumpa pers daring dari Jakarta.

Menurutnya, dalam memutuskan pemberian otorisasi darurat itu, BPOM mempertimbangkan hasil uji klinik di Indonesia, Brazil dan Turki. Yang menunjukkan antivirus SARS-CoV-2 itu, memiliki keamanan dan kemanjuran (efikasi) dalam menangkal Covid-19.

Selain itu, vaksin Sinovac tersebut juga memenuhi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), untuk bisa mendapatkan izin EUA dengan tingkat efikasi minimal 50%.

Sementara dari uji klinik di Bandung yang dilakukan Biofarma dan Sinovac, efikasi CoronaVac itu mencapai 65,3%. Selanjutnya, uji klinis di Turki efikasi Sinovac mencapai 91% dan Brazil 78%.

Lebih lanjut Penny menjelaskan, pemberian EUA oleh BPOM itu juga mempertimbangkan hasil rapat bersama lintas sektor, seperti Komite Nasional Penilai Obat, ITAGI, ahli epidemi dan unsur terkait lainnya.

“BPOM dan pemangku kepentingan terkait terus mengawasi proses vaksinasi, terutama efek samping dari vaksin Sinovac tersebut. Pengawasan juga dilakukan untuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI),” pungkasnya.


Reporter: M Faaza

Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 243 kali

Baca Lainnya