Daerah Kesehatan

Jumat, 5 Februari 2021 - 06:12 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Berdampingan, Kanan Ketua PSSI Bangkalan H. Ahmad Muhaimin bersama Sekjen Acek kusuma saat di salah satu rumah makan. (Foto : klikku.net / Anam)

Berdampingan, Kanan Ketua PSSI Bangkalan H. Ahmad Muhaimin bersama Sekjen Acek kusuma saat di salah satu rumah makan. (Foto : klikku.net / Anam)

Sekelumit Perjalanan PSSI Bangkalan Menuju Kejayaan Olahraga Kulit Bundar

Bangkalan — Perjalanan dunia olahraga sepakbola di Kota Dzikir dan Shalawat tidak lepas dari semangat yang terus dikobarkan oleh pengurus PSSI Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur.

“Kalau dari awal perjalanan kami, saya pribadi sama anggota exco yang sudah ada disini itu berawal kami dari memperbaiki yang ada di rumah PSSI itu sendiri. Karena memang tata kelola yang ada disana masih belum sempurna. Jadi pada saat kami menjabat beserta esko ini mungkin banyak PR yang harus kita kerjakan mulai dari club, perangkat serta semua administrasi.” ujar H. Ahmad Muhaimin Ketua PSSI Bangkalan pada klikku.

Dirinya mengatakan saat agenda pemilihan dan terpilih pada tahun 2018 sebagai ketua dari total dua kandidat yaitu dirinya dan Acek Kusuma (saat ini merupakan sekjen PSSI Bangkalan), merupakan keadaan tanpa diduga.

Hal itu juga diakui oleh Acek Kusuma mengenai hasil pemilihan yang dikemas dengan KLB (Kongres Luar Biasa) dan Muhaimin berhasil mengungguli diangka enam suara dukungan.

“Kemudian hasil dari kongres tersebut yang mana kongres ini dipilih oleh 35 club dan itu aktif tercatat sebagai keanggotaan club di askab Kabupaten Bangkalan dan berhak memilih sebagai foter dipemilihan itu dan beliaulah terpilih sekitar selisih suara 6.” ungkap Acek Kusuma saat agenda rapat disalah satu RM Kota Bangkalan.

Suasana rapat pengurus PSSI Bangkalan di salah satu rumah makan. (Foto : klikku.net / Anam)

Paska terpilihnya ketua PSSI Bangkalan pada 2018 Acek ditunjuk langsung oleh Muhaimin diposisi Sekjen, hingga kini Acek menjabat selama dua periode kepengurusan.

Dalam perjalanan PSSI Bangkalan tercatat telah melaksanakan liga internal, serta turut mewarnai liga tiga nasional. Sejak Perseba digelar pada saat pihaknya turut mendaftar pada liga tiga nasional di Asprov Jawa Timur walau akhirnya mesti tersisihkan karena faktor keterbatasan dana yang dimiliki.

“Sebetulnya untuk pencapai puncak kemengan kita semua sudah berusaha termasuk hari ini PR kita itu lebih banyak. jadi Alhmdulillah syukur hari ini perangkat kita sudah perbaiki semuanya, administrasi juga sudah diperbaiki.” ujar Muhaimin.

Perihal capaian lain Muhaimin mengatakan telah melaksanakan lisensi D nasional. Lisensi D terbut Lanjut Muhaimin merupakan pelatih yang notabennya skala nasional dalam artian saat sudah ikut lisensi D bisa melatih di SSB Kelompok Usia Dini.

“Tidak slesai disitu kami askab sudah kirim delapan pelatih ke Pamekasan.” tambah Muhaimin yang sudah mengelola anggaran PSSI Bangkalan 400 juta pada tahun 2020 kemarin.

Dipenghujung statemen, dirinya menghimbau agar tim sepakbola senantiasa menjaga semangat serta sportivitas, mengingat olahraga sepakbola animonya tinggi.

“Karena kami dari ketua sampek exco semua akan bekerja buat club-club ini dan untuk kejayaan sepak bola kulit bundar, sebab olahraga kulit bundar merupakan olahraga yang animonya tinggi.” pungkasnya.


Reporter : Anam
Editor : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 680 kali

Baca Lainnya