Kasuistika

Sabtu, 13 Februari 2021 - 05:04 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Camat Duduk Sampean Mangkir dari Pemanggilan Kajari Gresik

Gresik| klikku.net – Dugaan korupsi anggaran kecamatan duduk sampeyan,ditindak lanjuti oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Gresik. Dengan pemanggilan saksi,terkait anggaran ditahun 2017 hingga tahun 2019.

Tidak terlepas dipanggilnya melalui surat kepada camat suropadi,yang pada hari ini (rabu. 10/02/2021) dipanggil sebagai saksi dalam pengelolaan anggaran kecamatan dari bantuan APBD. Dan surat pemanggilan kepada saksi ini, merupakan surat panggilan ke empat kalinya sejak

Namun Camat Duduksampeyan, Suropadi, mangkir dari panggilan Kejaksaan Negeri Gresik, atas dugaan korupsi anggaran kecamatan,

Kasi Intel Kejari Gresik, Dimaz Atmadi Brata Anandianyah mengatakan, Suropadi camat duduksampeyan dipanggil hari ini pukul 09.00 sampai 10.00 WIB. Hingga siang tak kunjung datang.

surat pemanggilan Camat suropadi dipanggil sebagai saksi atas dugaan korupsi anggaran kecamatan selama tiga tahun sejak 2017 – 2019. Sebab hasil audit dari Inspektorat Gresik sudah keluar.

“Kerugian negara muncul sekitar Rp 1 miliar,” kata Dimaz, didampingi Kasi Pidsus Dymas Ady Wibowo saat ditemui di Kantor Kejari Gresik, Jum’at (12/2/2021).

Disampaikan pula ” Suropadi mangkir dari panggilan, tidak disertai alasan yang jelas. Oleh sebab itu, Kejari Gresik kembali melayangkan surat panggilan kedua.

“Senin depan kita panggil lagi secara layak. Kami berharap yang bersangkutan (Suropadi) kooperatif,” imbuhnya.

Kepala dinas kesehatan diundang Kejaksaan Negeri Gresik terkait kesehatan saksi yang dipanggil yaitu Camat Suropadi, namun Dr. Ghozali menyampaikan bahwa belum ada data info kesehatan dari saksi yang dipanggil kejaksaan Negeri Gresik, jadi masih belum mengetahui kesehatannya.

Proses penyidikan dugaan korupsi anggaran Kecamatan Duduksampeyan terus dikebut, sehingga kebocoran anggaran bisa diproses sesuai ketentuan dan hukum yang berlaku. mengingat hasil audit sudah keluar.

Sebelumnya, Kasi Pidana khusus Kejaksaan Negeri Gresik, Dymas Ady Wibowo menyebutkan, Kecamatan Duduksampeyan mendapatkan alokasi anggaran
@Rp 655. 000.000,-untuk menopang kegiatan kecamatan pada APBD tahun 2017.
@Rp 800.000.000,- alokasi anggaran tahun 2018
@Rp 800.000.000,-alokasi anggaran tahun 2019.

Bahkan, tim penyidik pidana khusus juga melakukan pengecekan fisik dan investigasi pada sejumlah proyek yang menggunakan anggaran APBD.

Dibantu dari pihak Inspektorat Gresik sebagai ahli dibidang penghitungan kerugian Negara dan dari Cipta Karya Dinas PU PR Kabupaten Gresik.

Pengecekan fisik itu diantaranya taman didepan kantor kecamatan yang menggunakan anggaran sekitar Rp 75 juta, kemudian cek fisik dilakukan di ruang pelayanan (lobby) terkait ukuran luas ruangan, pengadaan perabot ruangan serta pengecekan kanopi disisi dalam dengan anggaran Rp. 30 juta.

Tim penyidik pidana khusus sudah mengantongi bukti buktinya, ada pihak ketiga yang membantu pembangunan taman tersebut, ada dari oknum kepala desa serta ada juga dari perusahaan swasta. Sehingga proses pemanggilan dilanjutkan.


Reporter : Wandi / Widji

Redaktur : Rizchi

Artikel ini telah dibaca 313 kali

Baca Lainnya