Nasional Pemerintahan

Minggu, 14 Februari 2021 - 10:45 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan, Presiden Berharap Dapat Dimanfaatkan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat 

Pacitan | klikku.net – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meresmikan Bendungan Tukul, yang terletak di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, Minggu (14/2/2021) .

Kegiatan ini dihadiri Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Mensesneg Pratikno, anggota komisi V DPR RI, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI I.N.G. Sudihartawan, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, serta Bupati Pacitan Indartanto.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa bendungan ini memiliki peran penting untuk kemanfaatan masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Pacitan.

“Dengan kapasitas tampung 7 juta meter kubik, bendungan ini bisa mengairi sekitar 600 hektar sawah. Hingga meningkatkan indeks pertanaman dari biasanya satu kali tanam padi dan satu kali tanam palawija. Bisa menjadi dua kali tanam padi dan satu kali tanam palawija,” ujarnya.

Presiden Jokowi juga berharap, keberadaan Bendungan Tukul ini akan menjadi infrastruktur yang penting untuk memperkuat pertahanan pangan dan pertahanan air.

“Saya minta agar pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten, betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya. Hingga memberikan nilai tambah bagi daerah, memberikan keuntungan bagi masyarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah, dan juga memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, Bendungan Tukul yang dikerjakan sejak 2015 hingga 2020, menggunakan APBN sebesar 934,8 Miliar.

“Tentunya Bendungan Tukul ini akan menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Pacitan ini. Karena bisa menyuplai irigasi sampai 600 hektar, penyediaan air baku sampai dengan 300 liter perdetik, berpotensi sebagai energi listrik, serta potensi wisata dan konservasi,” ujarnya.

Khofifah menambahkan, Bendungan Tukul ini merupakan salah satu dari enam bendungan di Jawa Timur, yang merupakan proyek strategis nasional. Selain bendungan Tukul di pacitan, ada Bendungan Tugu dan Bendungan Bagong di Trenggalek, yang rencananya pada bulan Juni mendatang, Bendungan Tugu siap di resmikan. Kemudian Bendungan Bendo di Ponorogo, Bendungan Gongseng di Bojonegoro, dan Bendungan Semantok di Nganjuk.


Editor: Joe Meito

 

Artikel ini telah dibaca 227 kali

Baca Lainnya