Daerah Pemerintahan

Selasa, 2 Maret 2021 - 10:25 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Forkopimda Jatim Tinjau Pelaksanaan TMMD dan PPKM Mikro di Bojonegoro

Bojonegoro | klikku.net – Usai membuka TMMD ke 110 di Pendopo Kabupaten Bojonegoro, Forkopimda Jatim, melaksanakan peninjauan kegiatan di Desa Ngrancang Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (2/3/2021)

Jenis kegiatan yang ditinjau, diantaranya adalah Program Atap Lantai Dinding (ALADIN) dan Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa tersebut, yang dilakukan secara gotong royong bersama anggota TNI-Polri dan masyarakat sekitar.

Selain itu, rombongan Forkopimda juga meninjau pos PPKM Mikro penanganan Covid-19 dipandu oleh Kepala Desa Ngrancang. Serta mendapat penjelasan terkait Struktur Organisasi Pos PPKM Mikro Kampung tangguh. Yang di dalamnya terdapat Poskotis TMMD, dari satuan Kodim 0813/Bojonegoro, pasar murah, Ponkesdes, Ruang isolasi mandiri, tempat pelayanan E-KTP, KIA, KK, Akte Kelahiran dan kematian, serta ketahanan pangan dan lumbung pangan.

Menurut Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, program ini merupakan wujud pembangunan karakter yang luar biasa. Dengan adanya program Non Fisik yang dipadukan di TMMD ini, maka pencapaian pembangunan akan lebih menyeluruh.

“Bukan hanya pembangunan jalan dan pembangunan rumah. Tetapi juga pembangunan kesehatan dan karakter masyarakat, apalagi ditengah pandemi. Dukungan terhadap PPKM Mikro ini juga berjalan dengan baik. Mudah-mudahan Desa Ngerancang yang memang zona hijau, karena memang belum ada kasus Covid-19, akan terus bertahan sampai pandemi ini usai dan vaksinasi berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto menambahkan, dalam program TMMD di Bojonegoro ini terdapat program fisik maupun non fisik. Diantaranya pengaspalan jalan dan pembangunan rumah tidak layak huni bagi masyarakat, dan pembangunan atau peningkatan rumah ibadah. Sementara untuk sasaran non fisik, akan melibatkan semua unsur.

“Kalau tadi sasaran fisik lebih menitik beratkan pada personel TNI. Untuk non fisik kita juga minta bantuan kepada Polda Jawa Timur. Khususnya terkait dengan pemahaman masyarakat tentang ketertiban dan keamanan. Serta hukum yang berlaku di negara kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

“Diharapkan dengan bentuk Sinergitas TNI-Polri dan pemerintah ini, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mampu bertahan hingga pandemi ini usai,” pungkasnya.

Usai peninjauan, Forkopimda Jatim juga memberikan bantuan sosial kepada perwakilan warga Desa Ngerancang tersebut.


Reporter: Ahmad

Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 230 kali

Baca Lainnya