Hallo Polisi Hukrim Kasuistika

Selasa, 9 Maret 2021 - 13:14 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Diamankan Polrestabes Surabaya, Pria Ini Mengaku Beri Jatah Uang Penjualan Sabu ke Polisi

Surabaya | klikku.net – Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar jaringan narkoba di wilayah Kunti Surabaya.

Menurut Kasat Resnarkoba AKBP Memo Ardian, kasus ini bermula dari tertangkapnya bandar besar jaringan Sumatera, Ahmad Taufik (32) warga Dusun Alastuwo Nganjuk.

“Berdasar informasi dari masyarakat, Ahmad Taufik yang diduga menjadi pemasok narkotika jenis Sabu di kawasan Kunti ini, berhasil kami amankan di sebuah rumah di Mastrip Megah Premium Nganjuk, pada Kamis (11/2/2021),” ujar Memo, Selasa (9/3/2021).

Saat itu juga diamankan sejumlah barang bukti berupa narkotika jenis sabu dalam plastik klip seberat 0,3 gram, tas slempang kecil warna hijau, tas rangsel warna hitam, 3 plaster lakban, gunting, 2 timbangan elektrik, 2 sendok kecil, 6 plastik klip baru dengan berbagai ukuran.

“Dari Ahmad Taufik, kami amankan 2 (dua) tersangka yang jadi pengedarnya, yakni Ali Usman (30) warga Jalan Sidotopo Jaya Surabaya dan Taufik alias Opek (40), warga Jalan Bolodewo Surabaya. Yang cukup mengejutkan, kedua tersangka ini mengaku sering memberi Japrem (Jatah preman) ke sejumlah anggota polisi di Surabaya,” tambahnya.

Saat diamankan pada Kamis (4/3/2021), di rumah Kontrakan Jalan Bolodewo Simokerto Surabaya, Opek kedapatan menyimpan 11 poket sabu seberat 11 gram.

Sementara dari apartement tempat Ali Usman tinggal, ditemukan barang bukti berupa 42 butir pil ekstasi, 2 plastik klip yang berisi sabu seberat 1,11 gram dan 0,60 gram. Serta pipet kaca berisi sabu seberat 1,52 gram. Ia mengaku mendapat untung Rp 400 ribu per gram sabu yang dijualnya. .

“Ali Usman ini mengaku sering memberi uang Japrem pada sejumlah polisi di Surabaya sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per orang. Kini pengakuannya ini sedang kami dalami,” ungkap Memo.

Selain itu, diamankan juga uang tunai Rp. 198.929.000, 7 kartu ATM, akses Apartemen, KTP palsu, key BCA, 7 buah ponsel, motor Vespa warna Kuning, mobil Mitsubishi Outlander, mobil Honda Brio Putih, sebuah tempat permen Doublemint, 5 sekrop sedotan plastik, gunting, timbangan elektrik, serta sebuah senjata api.


Reporter: Ahmad

Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 305 kali

Baca Lainnya