Nasional Pemerintahan

Rabu, 10 Maret 2021 - 14:03 WIB

3 bulan yang lalu

logo

(Foto : klikku.net / ist)

(Foto : klikku.net / ist)

21 Tahun Ombudsman RI Melayani dan Mengawasi

Surabaya | klikku.net —  Rabu, 10 Maret 2021, Ombudsman RI genap berusia 21 tahun, sebagai lembaga negara yang mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, kehadiran Ombudsman selama itu, berupaya memberikan kemanfaatan bagi warga masyarakat, dengan motto “melayani tanpa pamrih, mengawasi tanpa berpihak.”

Pada kesempatan ini, Ombudsman Jawa Timur kembali mengingatkan masyarakat untuk turut mengawasi pelayanan publik, karena itu adalah hak masyarakat.

Masyarakat selaku pengguna layanan harus berani menyampaikan laporan kepada instansi bila menjumpai dugaan maladministrasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik seperti permintaan imbalan uang/barang, tidak mendapatkan pelayanan, penundaan berlarut, tidak kompeten, perlakuan diskriminasi, penyimpangan prosedur dan bentuk maladministrasi lainnya.

Saat ini, dalam suasana pandemi, cara memberikan layanan kepada masyarakat juga mengalami adaptasi, seperti perubahan bentuk interaksi pelayanan dari tatap muka menjadi daring.

Menghadapi perubahan tersebut, tidak sedikit yang masih gagap, baik penyelenggara maupun masyarakat yang belum terbiasa, terlebih yang tidak memiliki akses yang memadai. Untuk itu, penyampaian informasi dan kemudahan akses menjadi penting untuk menghindari terjadinya potensi maladministrasi.

Dalam rangka memperingati HUT Ombudsman ke-21kali ini, Ombudsman Jawa Timur membuka posko pengaduan on the spot pada rabu (10/03) di BG Junction Mall, menerima layanan konsultasi seputar pelayanan publik, menerima aduan warga, dan mendekatkan Ombudsman dengan masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan itu Tim Ombudsman menghampiri pengunjung mall, untuk menjaring keluhan dan pengaduan masyarakat secara langsung, Sevin, warga Kota Surabaya yang dihampiri memberikan apresiasi atas kegiatan tersebut sekaligus keberadaan Ombudsman.

“Saya pernah mengalami permasalahan dalam pengurusan cetak KTP, terdapat kesalahan penulisan nama oleh petugas, saat ini masih dalam proses pembetulan, bila tidak kunjung selesai mungkin saya akan lapor Ombudsman,” tegas Sevin kepada tim Ombudsman.

Kepala Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman Jawa Timur, Achmad Azmi Musyaddad menjelaskan bahwa pada masa pandemi ini, masyarakat Jawa Timur tetap dapat menyampaikan laporan dan konsultasi kepada Ombudsman melalui surat dan media sosial seperti via email jatim@ombudsman.go.id, instagram ombudsman.jatim, facebook Ombudsman RI Jawa Timur, dan via whatsapp 08111263737.

Media sosial tersebut dioptimalkan untuk meminimalisir interaksi langsung pertemuan sebagai upaya pencegahan covid-19.

Sementara bagi instansi penyelenggara layanan, Ombudsman meminta agar pejabat/petugasnya tidak alergi dengan pengaduan masyarakat, jangan antikritik, sebab aduan warga bisa menjadi instrumen perbaikan. Terlebih, penyelenggara memiliki kewajiban untuk mengelola pengaduan.

Kontak person, Achmad Azmi Musyaddad (Kepala Penerimaan dan Verifikasi Laporan) 082143185949.


Editor : Anam

Artikel ini telah dibaca 111 kali

Baca Lainnya