Kesehatan Nasional

Selasa, 16 Maret 2021 - 06:15 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Kemenkes RI Masih Tunda Penggunaan Vaksin AstraZeneca

Jakarta | klikku.net – Ditengah maraknya sejumlah negara Eropa seperti Irlandia, Denmark, Norwegia, Islandia. Jerman, Prancis dan Italia, yang menghentikan sementara penggunaan vaksin AstraZeneca, akibat efek samping dugaan mengakibatkan pembekuan darah tersebut.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI justru optimistis, bahwa vaksinasi 1,1 juta dosis vaksin Covid-19 buatan perusahaan farmasi Inggris itu mampu dikebut AstraZeneca akan mampu dikebut sebelum masa kedaluwarsa pengiriman batch pertama berakhir pada Mei 2021.

Namun, program vaksinasi Covid-19 tersebut baru bisa dilakukan, jika Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Ahli Imunisasi Nasional (ITAGI) rampung, mengkaji efek samping penyuntikan vaksin AstraZeneca tersebut.

“Meski masa interval penyuntikan dosis pertama ke dosis kedua AstraZeneca cukup panjang. Dengan strategi dan prioritas penyuntikan. Maka 1,1 juta dosis vaksin ini akan bisa dihabiskan sebelum kedaluwarsa,” ujar Juru Bicara Vaksinasi dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Selasa (16/3/2021).

Sebagaimana diketahui, jika vaksin Sinovac dosis dua diberikan dalam kurun waktu 14 – 28 hari setelah penyuntikan. Namun vaksin AstraZeneca membutuhkan waktu 9 – 12 minggu, untuk penyuntikan dosis kedua.

“1,1 juta saat ini ditujukan untuk dosis pertama, bukan dosis kedua. Dosis kedua akan menggunakan kedatangan AstraZeneca berikutnya,” pungkasnya.

Rencananya, hingga Juni nanti, Indonesia akan kedatangan total 11.740.800 AstraZeneca dalam bentuk vaksin jadi.


Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 314 kali

Baca Lainnya