Daerah Kesehatan Nasional

Senin, 22 Maret 2021 - 14:49 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi Perdana AstraZeneca di Sidoarjo

Sidoarjo | klikku.net – Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa Jawa Timur siap menggunakan vaksin AstraZeneca di lingkungan pondok pesantren.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (23/3/2021).

Terkait hal ini, Presiden Jokowi mengaku telah melakukan pertemuan dengan sejumlah kiai di Jatim. “Jatim siap menggunakan vaksin AstraZeneca di pondok pesantren,” ujarnya.

Jokowi juga berharap agar ke depannya, vaksinasi nasional berjalan dengan baik dan lancar. “Saya sudah perintahkan Menkes untuk mendistribusikan vaksin AstraZeneca di Jatim dan provinsi lain,” tambahnya.

Dalam kegiatan itu, tampak mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.

Sementara itu, sejumlah kyai di Sidoarjo, yakni Ketua MUI Jawa Timur KH. Hasan Mutawakkil ‘Alallah, Ketua MUI Sidoarjo KH. Salim Imron dan Rois Syuriah PCNU Sidoarjo, KH. Rofiq Sirodz, juga mengikuti vaksinasi yang disaksikan oleh Presiden. Tampak juga, tokoh sepak bola nasional Uston Nawawi.

Ketua MUI Jatim KH. Hasan Mutawakkil ‘Alallah menyampaikan. Sebelumnya sejumlah Kyai di Jawa Timur telah bertemu dengan Presiden Jokowi.

“Presiden mendengar langsung pendapat dan respon dari para romo Kyai dan pengasuhbpondok pesantren. Bahwa vaksin AstraZeneca hukumnya halalan dan toyyiban,” ujarnya.

Ketua MUI Jatim juga menghimbau masyarakatx untuk memanfaatkan program vaksinasi AstraZeneca yang diberikan pemerintah. Karena sudah dijamin ke halalannya.

“Dan program vaksinasi pemerintah ini seharusnya dimanfaatkan. Karena tujuannya untuk menjaga jiwa dan keselamatan rakyatnya. Tidak ada pemerintah yang akan mencelakakan rakyatnya sendiri,” tambahnya.

“In syaa Allah MUI sesuai dengan hasil audit LBPOM. Dan juga hasil musyawarah bahwa hari ini komisi fatwa akan memberikan fatwa ke halalan penggunaan vaksin AstraZeneca dan keamanan penggunaannya. Dan kami berterimakasih kepada bapak presiden apabila para santri, juga para ustadz dan ustadzah, serta para hafidz – hafidzoh, akan segera diberi vaksin AstraZeneca ini. Dan kami bersyukur mudah-mudahan ini bisa ditiru masyarakat yang lain,” pungkasnya. (Jun) 


Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 269 kali

Baca Lainnya