Daerah Pemerintahan Politik

Selasa, 30 Maret 2021 - 08:22 WIB

3 bulan yang lalu

logo

M. Makmur tokoh Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan. (Foto : klikku.net / ist)

M. Makmur tokoh Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan. (Foto : klikku.net / ist)

M Makmur Tanggapi Pengumuman P2KD Desa Campor Perihal Berkas Bacalon Kades Tidak Syah

Bangkalan | klikku.net — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak gelombang I pada Mei Tahun 2021 mendatang, Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Desa Campor, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur umumkan hasil penelitian dan klarifikasi persyaratan administrasi Bakal Calon (Bacalon) Kepala Desa Campor Nomor : 141 / 16 / 433.317.08/2021.

Pada isi pengumuman itu ada tiga nama Bacalon yang mendaftarkan diri yakni Hasan Arif, Mashur dan Latifah. Dari ketiga nama tersebut P2KD Desa Campor mengemukakan hasil dari pelaksanaan penelitian dan klarifikasi persyaratan administrasi Bacalon Kades pada instansi berwenang mengeluarkan alat bukti berkas administrasi.

Bahruddin Hasan Ketua P2KD Desa Campor dalam keterangannya menyatakan untuk bacalon atas nama Hasan Arif dan Latifah secara administrasi setelah dilakukan penelitian dokumen berkas persyaratan dinyatakan syah. Namun untuk bacalon atas nama Mashur berkas persyaratan Bacalon tersebut dinyatakan tidak syah sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal tersebut mulai diumumkan pada Tanggal 26 Maret 2021, namun demikian pihak P2KD membuka masukan dari masyarakat Desa Campor selama durasi 5 hari, dari tanggal 26 hingga 30 Maret 2021. hal tersebut juga diketahui oleh Abd Rokib Ketua BPD setempat.

Menanggapi hal itu M. Makmur Wakil Ketua AKD Kabupaten Bangkalan mengemukakan hal senada P2KD setempat dan membenarkan perihal ketidaklengkapan berkas administrasi persyaratan Bacalon atas nama Mashur.

“Itu tidak ada ijazah SD nya dan dokumen lainnya juga belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan sesuai ketentuan dokumen persyaratan pencalonan.” ujar M. Makmur yang juga merupakan Kepala Desa Kanegarah Kecamatan Konang tegas.


Editor : Anam

Artikel ini telah dibaca 418 kali

Baca Lainnya