Daerah Wisata

Selasa, 30 Maret 2021 - 21:11 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Menparekraf Sandiaga Uno Siap Kembangkan Berbagai Wisata di Kabupaten Gresik.

Gresik | klikku.net –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyatakan siap membantu mengembangkan sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Hal itu ia sampaikan saat acara Bincang Tokoh secara virtual, yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik di Gresik, Selasa (30/3/2021).

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga berjanji akan datang langsung dan melihat setiap sudut destinasi wisata yang ada di wilayah Bumi Wali, sebutan Kabupaten Gresik. “Tapi ada syaratnya, tolong disiapkan nasi krawu,” ujarnya sambil tersenyum.

Lebih lanjut Sandiaga mengatakan, ada dua destinasi wisata religi di Gresik, yakni Makam Sunan Malik Ibrahim dan Makam Sunan Giri. Menurutnya, hal ini membuktikan wilayah Gresik memiliki pasar pariwisata religi yang patut dikembangkan.

“Sebagai Kota Santri, Gresik memiliki potensi pariwisata besar dengan adanya 2 makam religi, yaitu makam Maulana Malik ibrahim dan Makam Sunan Giri. Ini bisa dikembangkan sebagai wisata religi dan wisata halal,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang ikut dalam kegiatan itu menjelaskan, bahwa selain pariwisata religi, Gresik juga memiliki potensi wisata lain, seperti Bukit Jamur, Bukit Gosari, Pantai Gili Niko di Bawean, serta wisata tanaman hias.

“Ini merupakan terobosan terbaru, di tengah suhu Kabupaten Gresik yang terbilang panas. Oleh karena itu, kami minta Kemenparekraf mendukung dan membantu mempromosikan ini,” ujar Wabup Aminatun Habibah.

Mendengar hal itu, Sandiaga menekankan perlunya peran pemerintah daerah untuk mendukung pariwisata yang dikelola dan dikembangkan oleh tiap desa.

“Saat ini ada peningkatan desa yang dikembangkan menjadi Desa Pariwisata. Pada 2020, tercatat ada 16 desa wisata. Sementara di tahun 2021, ada peningkatan yakni 26 desa wisata,” ungkap Sandiaga.

“Ini yang harus didukung terus oleh pemerintah daerah, yakni munculnya desa-desa wisata,” pungkasnya. (Wandi)


Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 68 kali

Baca Lainnya