Wisata

Selasa, 6 April 2021 - 09:36 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Wisata Alam Air Panas Pacet Lakukan Persiapan Pasca PPKM

Mojokerto-Explorasi wisata alam lokal bentuk kekuatan dan sumber ekonomi bagi masyarakat sekitar lokasi wisata.

Dalam kondisi pandemi covid 19 penurunan wisatawan lokal, menurun drastis.Tak ubahnya menyimpan emas di aliran sungai, tidak bisa di explorasi secara maximal.

Walaupun pihak pengelola sudah memaksimalkan prokes secara ketat, namun wisatawan lokal hanya sedikit yang datang di wisata tersebut.

Menjelang pembukaan PPKM (skala mikro) wisata pemandian air panas, air terjun dan lokasi spot foto dilakukan pembenahan secara baik. Dimungkinkan kedepannya mampu kembali terdongkrak ekonomi berbasis wisata tersebut

Air kolam padusan yang mengandung belerang, dimungkinkan bisa memberi manfaat kesehatan bagi pengunjung yang berendam.

Disamping menghilangkan rasa pegal paska melakukan aktivitas kerja keseharian, juga dipercaya meringankan berbagai penyakit lainnya.

Lokasi padusan yang cukup sejuk dibawah pepohonan pinus, juga bisa menambah oksigen dalam darah yang mengalir pada saat pengunjung jogging disekitaran lokasi wisata.

Koordinator pengelola pemandian air panas pacet, menuturkan dalam perbincangan dengan awak media klikku. Net.bahwa” persiapan paska pembatasan skala mikro, tetap ditingkatkan baik secara pengawasannya maupun pelayanannya.

Walaupun Pembatasan skala mikro dibuka dan berjalan normal, tidak menutup kemungkinan kewaspadaan tetap dijalankan sebagai anti sipasi penyebaran claster baru.

Terkait kerja sama pengelola dan perhutani dalam hal ini, tetap terjalin baik. bahkan tim perhutani diterjunkan dilapangan guna memantau aliran sungai disamping pemandian, sehingga kejadian banjir bandang di tempo dulu tidak terjadi lagi pada musim curah hujan tinggi didaerah padusan Pacet.

Kenyamanan dan keamanan para pengunjung di lokasi wisata padusan air panas pacet menjadi prioritasnya. Semoga layanan kami bermanfaat buat pengunjung wisata”pungkas Heru koordinator pengelola pemandian.


Reporter : Hartono 

Editor   : Setya

Artikel ini telah dibaca 208 kali

Baca Lainnya