Daerah

Jumat, 16 April 2021 - 02:13 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Kejati Baksos Terhadap Korban Gempa Malang

Surabaya – Gempa berkekuatan 6,1 skala ritcher yang terjadi di Malang pada Sabtu (10/4/2021) mendapat perhatian khalayak luas.

Salah satunya dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim beserta Kejaksaan Negeri (Kejari) jajaran yang mengumpulkan bantuan sosial bagi korban gempa di Malang.

Bertempat di Kantor Kejati Jatim,  pendistribusian bantuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kejati (Kajati) Jatim, M Dhofir. Dengan didistribusikan di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang; di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang dan Kecamatan Kanigoro, Blitar.

“Dengan adanya bantuan ini, semoga dapat meringankan beban saudara kita di Malang dan sekitarnya,” kata Kajati Jatim, M Dhofir.

Dhofir menjelaskan, adapun rincian bantuan, yakni beras 10 ton, gula 576 kilogram, minyak goreng 576 liter, mie instan 280 kardus dan 200 terpal alas. Bantuan ini diberangkatkan menggunakan 4 truk. Serta mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

“Bantuan ini kami berangkatkan menggunakan 4 truk menuju 3 lokasi. Yaitu di Lumajang, Malang, dan Blitar,” jelas Dhofir.

Pihaknya berharap, dengan bantuan ini dapat bermanfaat dan tepat sasaran bagi korban terdampak gempa. Terutama di bulan suci Ramadan 1442 H, bantuan ini semoga menjadi berkah bagi para korban. Sehingga para korban kembali semangat dalam menjalani aktivitas seperti sedia kala.

Dhofir juga berterima kasih kepada Kejari jajaran maupun semua pihak yang membantu mengunpulkan bantuan ini. Apa yang diberikan ini, sambung Dhofir, semoga memberi manfaat bagi masyarakat terdampak.

“Semoga masyarakat yang menjadi korban gempa dapat menjalani aktivitas seperti sedia kala. Dan juga semoga Allah Subhanahu Wa ta’ala senantiasa meridhoi apa yang kita lakukan. Serta memberikan perindungan dan ridho nya bagi kita semua,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, pada Sabtu (10/4) terjadi gempa bumi magnitudo 6,1 di sejumlah wilayah di Jatim. Yakni di Kabupaten Lumajang, Malang, dan Blitar. Getaran juga terasa hingga Kota Surabaya, Sidoarjo, hingga sejumlah daerah. Meskipun, gempa itu berpusat di 8,8 LS, 112.50 BT, 31 kilometer di Pulau Jawa.


Reporter : Arifin

Editor  : Setya

Artikel ini telah dibaca 126 kali

Baca Lainnya