Hukrim

Jumat, 23 April 2021 - 13:52 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Mengaku Kerap Dihina, Seorang Suami di Surabaya Tega Habisi Nyawa Istri yang Sedang Hamil 5 Bulan

Surabaya | klikku.net – Unit Jatanras Polrestabes Surabaya berhasil membekuk pelaku pembunuhan Putri Ima Camelia Sandy (25), yang jenasahnya ditemukan warga di lahan parkir kawasan kantor PWNU Jatim, Surabaya, Kamis (22/4/2021).

Pelaku pembunuhan itu, ternyata adalah suami korban sendiri bernama Jony Pranoto Kasum (27), yang tinggal kos di Jalan Gayungan Gg. 7 Surabaya.
Menurut Kasat Reskrim AKBP Oki Ahadian, motif pelaku menghabisi nyawa istrinya karena sakit hati.

“Jadi pelaku mengaku sakit hati. Karena sang istri yang merupakan seorang karyawan sebuah perusahaan dan mempunyai penghasilan tetap itu, kerap menghina pelaku. Karena pelaku memang tidak memiliki penghasilan tetap,” ujarnya, Jumat (23/4/2021).

Setelah memeriksa identitas korban, polisi segera mencari suami korban. “Sebab kami mendapat informasi jika korban dan suaminya ini sering cekcok. Setelah kami interogasi, akhirnya pelaku mengaku membunuh istrinya,” tambahnya.

“Dari pengakuan pelaku, kejadian pada Senin (19/4/2021) malam ini, bermula saat korban yang tengah hamil 5 bulan, menolak diminta bergantian menjaga kedua anak mereka yang masih balita. Akhirnya pelaku tersulut emosinya dan membunuh dengan cara membekap korban dengan bantal, lalu mencekiknya,” ungkap Oki.

Jenasah korban sempat disimpan selama 2 hari di kamar kosnya. Dan akhirnya dibuang di lahan parkir kantor PWNU Jatim yang sepi pada Rabu (21/4/2021), karena mulai membusuk.

Sebelumnya diberitakan jika jenasah korban ditemukan oleh seorang tukang parkir pada Kamis (22/4/2021) malam. Karena mencium bau menyengat tak sedap dan dikira sebagai bangkai hewan.

Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain baju korban, kasur pembungkus, tali rafia, bantal untuk membekap, lakban, cutter, 2 (dua) ponsel, sebuah dompet, 5 (lima) butir pil koplo, celana pelaku, serta celana dalam korban.

Rencananya, pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. (Ahmad)


Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Baca Lainnya