Transportasi

Minggu, 25 April 2021 - 09:57 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Menhub: Subsidi Tol Laut untuk UMKM

Surabaya– Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan agar operator baik Pelindo I s.d IV, Pelni, dan operator lainnya memberikan kesempatan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bisa memanfaatkan pengiriman barangnya melalui kapal tol laut.

Selama kata Budi, tol laut semata-mata jadi satu bisnis yang terkesan dimonopoli oleh satu perusahaan. Ini kemudian menyebabkan pelaku UMKM yang sesungguhnya membutuhkan subsidi malah tidak mendapatkan itu.

“(Padahal) lebih dari 50 persen pelaku usaha di Indonesia adalah UMKM. Kalau kita bisa fasilitasi dengan baik, maka daya saing mereka akan bertambah karena subsidi (tol laut) diterima langsung oleh pelaku UMKM,” kata Budi Karya Sumadi saat berkunjung ke Pelabuhan Tanjung Perak, Minggu (25/04/2021).

Fasilitas tol laut yang diberikan ke UMKM pun harus diperhatikan. Menurut Budi, dengan kemampuan UMKM saat ini, terkhususnya UMKM yang baru memulai bisnisnya, tidak akan mungkin melakukan pengiriman barang dengan memborong 1 kontainer. Oleh karenya diperlukan skema yang tepat bagi pelaku UMKM.

“UMKM tidak mungkin dia memborong satu kontainer. Tetapi apabila kita membuat satu paket, paket 100 kg atau paket 500 kg, dimana dalam kontainer 20 ton itu bisa didorong,” jelasnya

Untuk membuat paket subsidi tersebut, sejumlah stakeholder harus bersinergi dan bekerjasama, baik mulai dari Pelindo I hingga IV, Pelni serta operator kapal lainnya.

“Oleh karenanya ini bagian dari CSR-nya Pelindo III, Pelindo IV, Pelni, dan sejalan dengan itu beri kesempatan pada UMKM untuk memanfaatkan tol laut,” katanya.

Sebagai informasi, hingga saat ini jumlah trayek tol laut di Indonesia sebanyak 30 trayek. Keseluruhan trayek ini melibatkan setidaknya 106 pelabuhan, yang terdiri atas 9 pelabuhan pangkal, dan 97 pelabuhan singgah.

“Program tol laut ini memang harus kita lakukan dengan sistematis dan konsisten, terkhususnya layanan bagi pelaku UMKM,” pungkasnya

Terkait subsidi tol laut, sebelumnya Pelindo III melalui Deputi Manager Umum dan Humas Pelindo III Regional Jawa Timur, Rendy Fendy menjelaskan, pihaknya telah memberikan keringanan tarif layann jasa dermaga dan penumpakan barang di Pelabuhan Tanjung Perak hingga mencapai 50 persen.

“Kami berikan keringanan hingga 50 persen dari tarif yang berlaku. (Karena) pada prinsipnya Pelindo III Regional Jatim sangat mendukung pelaksanaan program tol laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia,” kata Rendy Fendy.

Selain itu pula, Pelindo III juga menyediakan terminal khusus bagi kapal tol laut yang datang ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

“Kami memberikan prioritas sandar kapal tol laut di Terminal Jamrud Selatan. Karena kapal tol laut itu punya prioritas sandar jadi tidak perlu waktu menunggu. Datang kapan saja bisa langsung sandar. Kami siapkan dedicated terminal,” aku Rendy.


Reporter : R. A

Editor : Setya

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 127 kali

Baca Lainnya