Hukrim

Senin, 26 April 2021 - 17:20 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Gym Araya Club House Surabaya TKP Pembunuhan Trainer

SURABAYA | klikku.net – Karena dendam dengan ucapan kasar menyebabkan tewasnya trainer gym Araya Club House Perumahan Galaxi Bumi Permai blok A4/33 Jalan Arief Rachman Hakim Surabaya.

Trainer gym Araya Club House diketahui bernama Ferdy (46) warga Gembong Sawah, Surabaya tewas akibat ditusuk berkali-kali oleh pelaku Aren (39) Mulyosari Permai Surabaya, Senin (26/4/2021) sekitar pukul 09.00 WIB.
Aksi penusukan yang dilakukan oleh AR bermula dari sikap dendam karena kerap di ucapkan kata-kata kasar dari FC.

Kerap terjadi perselisihan antara Ferdy dan Aren, Ferdy kerap mengutarakan ancaman akan membunuh keluarga Aren.
Melalui teman Aren yaitu Melinda memberikan keterangan, “bahwa Aren tergolong pemuda pendiam dan ringan tangga namun karena sudah sakit hati atas ucapan Fredy yang kasar sehingga dia (Aren) gelap mata,” ujarnya.

Karena sudah tidak tahan dengan ejekan dan ancaman, sehingga Aren mendatangi Indomaret untuk membeli pisau dapur, Sedangkan Fredy berada di lantai dua studio gym.
Aren dengan memegang pisau dapur menunggu Fredy dilantai dasar, tidak lama diketahui Fredy turun dan seketika itu juga Aren langsung menikam dengan memberikan tiga tusukan di tengkuk, punggung dan perut.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainul Abidin mengatakan, sebelum kejadian, korban dan pelaku sempat cekcok di lantai dua lokasi pusat kebugaran tersebut. Hasil pemeriksaan sementara, pelaku dendam kepada korban karena kerap di-bully.
“Pelaku membeli pisau dapur di supermarket yang tak jauh dari lokasi. Pisau itu digunakan menusuk korban sebanyak tujuh kali. Tangan pelaku juga mengalami luka karena saking kerasnya penusukan tersebut,” katanya.

Kapolsek Sukolilo Surabaya Kompol Subiantana mengungkapkan, korban dan pelaku merupakan teman lama dan menjadi member di Araya Club House. Pelaku mengaku sering di-bully dan diolok-olok oleh korban sehingga sakit hati dan menghabisi korban.
“Ada lima orang saksi yang dimintai keterangan, mereka antara lain, tukang sampah, tukang sapu, sekuriti dan pegawai Club House,” ujar Subiantana.

Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya. Dari hasil pemeriksaan diketahui korban mengalami beberapa luka tusukan di punggung dan perut serta leher.
Tersangka sudah diamankan di Polsek Sukolilo, dan akan dijerat Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan, Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana dan atau Pasal 351 ayat 3 tentang Penganiayaan Berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukumannya 15 sampai 20 tahun penjara.

Caption. : Trainer Gym Araya korban pembunuhan

Reporter. : Rus
Editor. : Yanto

 

 

Artikel ini telah dibaca 3297 kali

Baca Lainnya