Daerah Pemerintahan

Kamis, 29 April 2021 - 09:32 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Kiri, Handiyansah Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa bersama Arlian Tri Haekal Seksi Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Desa. (Foto : klikku.net / Anam)

Kiri, Handiyansah Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa bersama Arlian Tri Haekal Seksi Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Desa. (Foto : klikku.net / Anam)

Bangkalan Prioritaskan Dana Desa 2021 untuk Bantuan Langsung Tunai

Bangkalan | klikku.net — Pencairan Dana Desa tahap pertama 2021 pada semua desa di Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur telah dilakukan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa menghimbau agar dilaksanakan sesuai perencanaan yang sudah berdasarkan aturan.

Saat ditemui Handiyansah Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa DPMD Bangkalan menyatakan semua desa se Kabupaten Bangkalan telah melakukan pencairan Dana Desa (DD) baik sejumlah 120 desa yang saat ini sedang mengikuti agenda Pilkades serentak 2021 serta desa lainnya.

Menurutnya penggunaan Dana Desa tahap pertama tahun 2021 sejumlah 40 persen dari pagu tersebut diprioritaskan untuk penanganan wabah Covid-19, seperti halnya pemberian BLT DD Covid-19 sebesar Rp 300 ribu rupiah setiap bulan serta anggaran untuk kegiatan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Handiansah yang didampingin oleh Arlian Tri Haekal Seksi Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Desa menghimbau Pemerintah Desa (Pemdes) dalam melaksanakan peyerapan Dana Desa tersebut agar sesuai PMK dengan juklak dan juknisnya serta transparan sehingga tidak menemui permasalahan hukum dikemudian hari.

“Prioritas untuk serapan pencairan 40 persen Dana Desa tahun 2021 ini mas, untuk kegiatan Covid-19 seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa serta kegiatan PPKM,” ujar Handiansyah.

Mengenai BLT Dana Desa 2021 menjadi salah satu program bansos yang dilanjutkan pemerintah pada 2021. Kepala Desa bertanggung jawab penuh pada penyaluran dan pemanfaatan dana desa sesuai PMK nomor 222 tahun 2020.

“Kepala desa bertanggung jawab atas penggunaan dana desa termasuk pelaksanaan BLT Desa. Pemerintah daerah bertanggung jawab terhadap ketercapaian kelengkapan syarat penyaluran dana desa dan kebenaran persyaratan ditiap tahap penyaluran,” tulis aturan tersebut.

Peraturan Menteri Keuangan tersebut juga menjelaskan cara dan syarat mendapatkan BLT Dana Desa 2021 dan sebelumnya. Berikut penjelasan lengkapnya,

A. Syarat mendapatkan BLT Dana Desa 2021

1. Keluarga miskin atau tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan.

2. Tidak termasuk dalam penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, Bantuan Sosial Tunai (BST) dan bansos pemerintah lainnya.

3. Memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

4. Jika penerima bantuan adalah petani maka BLT Dana Desa dapat digunakan untuk membeli pupuk.

5. Rincian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan keluarga pekerjaan ditetapkan dengan peraturan kepala desa.

6. Pendataan KPM BLT Dana Desa mempertimbangkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Kementerian Sosial.

B. Cara mendapatkan BLT Dana Desa 2021

1. Telah dicatat relawan desa yang memiliki surat tugas dari Kepala Desa.

2. Jumlah pendata minimal tiga atau lebih dalam bilangan ganjil.

3. Pencatatan dilakukan pada tingkat Rukun Tetangga (RT).

4. Yang dimaksud keluarga miskin dan berhak atas BLT Dana Desa adalah yang memenuhi minimal 9 dari 14 kriteria dari Kemensos.

5. Segala aktifitas dari petugas pencatat harus dilaporkan kepada Ketua Relawan Desa Lawan COVID-19.

6. Dokumen hasil pendataan dibahas dalam forum Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk validasi, finalisasi, dan penetapan data penerima BLT Dana Desa.

7. Dokumen dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani Kepala Desa dan perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

8. Dokumen selanjutnya disampaikan pada Bupati atau Wali Kota, yang dapat didelegasikan pada Camat untuk mendapat pengesahan.

9. Kepala Desa kemudian menyampaikan surat pemberitahuan pada penerima BLT Dana Desa, serta melaporkan rekap data penyaluran pada Pemerintah Kabupaten atau Kota.


Editor : Anam

Artikel ini telah dibaca 347 kali

Baca Lainnya