Eksbis

Selasa, 11 Mei 2021 - 02:35 WIB

1 bulan yang lalu

logo

BI Jatim Penuhi Rp 4,7 Triliun Kebutuhan Uang Kartal Selama Lebaran

Surabaya | klikku.net – Bank Indonesia Jawa Timur (BI Jatim) memperkirakan kebutuhan uang kartal selama periode libur lebaran 2021 di wilayah Jawa Timur mencapai Rp4,7 triliun. Hal itu disampaikan Deputy Kepala Perwakilan BI Jatim, Harmanta, saat Bincang Bareng Media secara virtual, Senin (10/5/2021).

Menurut Harmanta, BI Jatim sudah mengantisipasi kebutuhan itu, yakni mempersiapkan uang dengan jumlah dan pecahan sesuai yang diinginkan masyarakat.

“Kebutuhan itu didominasi oleh Uang Pecahan Besar (UPB) untuk pengisian ATM. Sementara kebutuhan uang kartal masyarakat, terutama Uang Pecahan Kecil (UPK) juga sudah terpenuhi,” ujarnya.

Di sisi lain, animo masyarakat untuk melakukan penukaran uang pecahan khusus Rp 75 ribu (UPK75), selama periode Ramadhan ini cukup besar. Melalui link pintar, masyarakat baik secara individu maupun kolektif, melakukan penukaran UPK75.

Selain itu, perbankan dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) juga ikut aktif membantu masyarakat yang ingin menukarkan UPK75. “Saat ini, alokasi UPK75 di Jatim sudah habis. Hingga BI Jatim tidak lagi melayani penukaran UPK75,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Harmanta juga menjelaskan bahwa pergerakan uang masuk (inflow) dan uang keluar (out flow) selama triwulan I/2021 di Jatim, dalam posisi net inflow sebesar Rp 16,34 triliun. Sesuai dengan pola historisnya, pada triwulan I/2021 terjadi peningkatan inflow yang sejalan dengan berakhirnya momentum Natal dan Tahun Baru.

Deputy Kepala Perwakilan BI Jatim Harmanta

Terkait perkembangan usaha, Harmanta menjelaskan kondisi Jawa Timur yang sempat mengalami kelangkaan kontainer sejak Imlek hingga April lalu.

Kelangkaan ini dipicu oleh China yang mendominasi penggunaan kontainer. Setelah setahun lebih istirahat total, akibat pandemi Covid-19. Disebabkan banyaknya barang yang seharusnya diekspor menumpuk, dan dikirim bersamaan ke Eropa dan USA.

Namun, seiring dengan perkembangan yang ada. Kelangkaan kontainer secara bertahap, sudah mulai teratasi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Wilayah (KPW) BI Jatim Difi Ahmad Johansyah menyatakan bahwa kondisi Jatim saar ini sudah semakin membaik,

“Seiring adanya berbagai langkah dan kebiijakan yang dilakukan oleh para pemimpin dan pelaku usaha, Karena itu, diminta agar semua pihak tetap menjalankan prokes dengan benar secara konsisten,” ujarnya.

“Salah satu jalan terbaik menghadapi dan melawan pandemi Covid-19 adalah disiplin prokes, serta melaksanakan vaksin dengan baik. Masyarakat yang disiplin dan pandai menjaga diri, maka perkonomian di Jatim akan semakin cepat pulih. Karena semua nantinya, bisa melakukan aktivitas dengan baik secara normal,” pungkasnya. (@Nto tse) 


Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 161 kali

Baca Lainnya