Daerah

Minggu, 13 Juni 2021 - 11:28 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Diana Eviana Terpilih, Pilkades Antar Waktu Desa Metatu Yang Demokratis

Gresik,klikku.net – Pelaksanaan musyarawah desa dalam rangka pemilihan kepala desa antar waktu di Desa Metatu Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik diikuti 185 orang bertempat dibalai desa metatu pada Minggu pagi (13/6/2021),

Selain para  pemilih yang hadir, juga tampak  ketiga calon Kades antar waktu, Camat Benjeng, Kapolsek Benjeng, Danramil Benjeng dan perwakilan DPMD Kabupaten Gresik serta saksi dari masing-masing calon.

Pelaksanaan musdes Pilkades antar waktu pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara yang dipandu oleh panitia pemilihan Kades antar waktu berjalan tertib, lancar dan demokratis.

Menurut hasil pemungutan dan  penghitungan suara di plano hasil rekapitulasi penghitungan suara, tercatat calon nomor satu Abdul Fatah mendapat 11 suara, calon nomor dua, M. Lutfi Hamdani Abdillah 70 suara dan calon  nomor tiga Diana Eviana memperoleh 104 suara.

Ketua Panitia pemilihan kepala desa antar waktu Desa Metatu melalui pengeras suara mengumunkan bahwa hasil rekapitulasi penghitungan suara dalam musdes ini diperolehan suara tertinggi dicapai nomor urut tiga, Diana Eviana dengan 104 suara. Dan yang bersangkutan akan ditetapkan sebagai Kades antar waktu terpilih oleh BPD, selanjutnya diajukan  kepada Bupati untuk diangkat dan dilantik menjadi Kades definitif Desa Metatu.

Melihat hasil musyawarah Desa Metatu pilkades antar waktu yang berjalan lancar tersebut, Camat Benjeng Suryo Wibowo mengapresiasinya.

“Pelaksanaan musdes pilkades antar waktu Desa Metatu berjalan sesuai aturan. Dan insya allah masyarakat Metatu, orang-orangnya cukup sadar dengan demokrasi sehingga pelaksanaan bisa lancar. Mudah-mudahan yang terpilih, menjadi kepala desa yang amanah,” ujarnya

Kepada masyarakat Desa Metatu, Suryo Wibowo berharap agar suasana kehidupan warga bisa seperti sediakala. Tidak ada kelompok-kelompokan atau kubu-kubuan, kembali seperti sebagaimana mestinya dan  mengingatkan  tidak ada kerumunan massa.

Sementara itu, Ketua Panitia pemilihan Kades antar waktu Desa Metatu, Hadi Setiawan kepada awakmedia mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan musdes pilkades antar waktu alhamdulillah berjalan lancar dan demokratis.  Kesuksesan ini berkat kerjasama semua pihak. Pihak panitia bersama saksi dan calon telah menandatangani berita acara hasil rekapitulasi penghitungan suara. Semua telah melakukan kroscek dan pengamatan.

Sesuai hasil musyawarah desa pemungutan dan penghitungan suara ketiga calon tersebut, kembali disampaikannya siapa pun yang terpilih sudah diberi kesempatan. Mereka semua putra terbaik Desa Metatu, bagi yang belum terpilih tetap bisa memberikan sumbangsihnya bagi kemajuan desa.

Sementara itu, terkait jumlah pemilih yang sebelumnya disebutkan terdapat 187 orang namun dalam pelaksanaannya terdapat 185 orang yang hadir mengikuti musyawarah desa pemilihan kades antar waktu Desa Metatu.

Kembali Hadi Setiawan mengklarifikasi,” Bahwa 185 orang pemilih yang hadir dari 187 orang, yang tidak hadir satu orang karena sakit dan satunya gugur akibat turut mencalonkan diri dalam pilkades antar waktu.”

185 orang pemilih ini merupakan unsur dari BPD, pemerintah desa dan unsur masyarakat. Mereka dipilih mewakili tiap RT yang ada di Desa Metatu melalui musyawarah RT sebelumnya, kemudian ditetapkan oleh panitia Pilkades antar waktu untuk mengikuti musdes pilkades antar waktu, sebut dia.

“Tahapan -tahapan pilkades antar waktu sendiri sudah berjalan 2 bulan, baik melalui musdes maupun sosialisasi ke masyarakat Desa Metatu berjalan demokratis dan terbuka. Selain itu, saat pelaksanaannya kami tetap  menerapkan protokol kesehatan,” tukas Hadi.

Ketua BPD Desa Metatu Istandi Ajudin kepada awakmedia terkait tindaklanjut setelah proses musdes pilkades antar waktu mengungkapkan BPD selanjutnya  akan minta petunjuk kepada Kasi pemerintahan Kecamatan Benjeng terkait kelengkapan administrasi untuk pengajuan SK dari Bupati. Apapun yang disiapkan untuk menjadi kades definitif  melanjutkan sisa periode ini.

“Dan alhamdulillah pelaksanaan tahapan pemungutan dan penghitungan suara kades antar waktu di musdes ini berjalan lancar. Dari kemarin proses berjalan demokratis, tidak ada intervensi dari pihak manapun,” ucapnya bersyukur.

Pada kesempatan ini, Ketua BPD Desa Metatu berpesan kepada masyarakat Metatu agar tetap tenang. Karena ini bukan siapa yang kalah atau bukan siapa yang terbaik tetapi siapa yang jadi ini adalah kesempatan yang diberikan Allah SWT.

“Masyarakat tetap mendukung  program-program yang sudah direncanakan. Istilahnya masukan-masukan bisa disalurkan lewat RT, RW dan BPD melalui musyawarah dan sebagainya. Tetap kita kawal bersama antara BPD dan pemerintah desa, tetap bersatu, dan komitmen demi kemajuan Desa ke depan,” pungkas Istandi.


Reporter :Widji/Sukarji

Editor : Setya

Artikel ini telah dibaca 206 kali

Baca Lainnya