Daerah Ekonomi Bisnis Pendidikan

Minggu, 13 Juni 2021 - 02:48 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Khofifah Berharap KEK Singhasari Bisa Menjadi Pusat Industri Animasi

Malang | klikku.net – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap kelas industri Animasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari Malang bisa terwujud tahun ini.

Menurut Khofifah, hingga saat ini KEK Singhasari telah menyiapkan 300 orang animator, dalam rangka mewujudkan kawasan itu jadi pusat animator dan produksi film di Indonesia.

“Di tahap awal nanti, akan kami bangun kelas industri animasi. Sementara kami tempelkan di SMK Negeri 2 Singasari. Kalau sarana prasarananya mencukupi, akan kami tingkatkan sebagai SMK tersendiri,” ujarnya saat meninjau lokasi KEK Singhasari, Malang, Sabtu (12/6/2021).

Sampai sekarang, pembangunan KEK Singhasari di Kabupaten Malang masih berlangsung. Sudah siap lahan seluas 120,5 hektare yang akan mulai digarap tahun ini.

Khofifah mengatakan bahwa proses pengolahan lahan yang akan jadi pusat kegiatan ekonomi kreatif di Jatim itu pun, tinggal menunggu serah terima KEK Singhasari kepada Pemprov Jatim.

“Begitu sudah diserahkan, langsung kami bangun. APBD-nya sudah siap. Supaya terjadi perkembangan signifikan untuk animator maupun content creator,” ungkapnya.

Pembangunan KEK Singhasari, akan diimbangi dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) secara terus menerus, baik secara kuantitatif maupun kualitatif.

“Pemkab Malang sudah siapkan 200 lulusan SMP yang diprioritaskan untuk masuk SMK jurusan animasi. Jadi antara industri yang akan dibangun dengan SDM-nya nyambung,” tambahnya.

Mantan Menteri Sosial itu pun berharap, dengan adanya koneksitas industri dan SDM, keinginan untuk memenuhi kebutuhan industri animasi dan perfilman nasional maupun internasional makin mudah.

“SMK yang akan membangun Pemprov. Saya ke sini, supaya kami dapat menyegerakan pembangunan SMK di sini, berseiring dengan industri animasi yang akan dibangun di sini,” ujarnya.

Nantinya, guru yang menjadi tenaga pengajar di kelas industri animator KEK Singhasari banyak berasal dari Malang.

“Dari data yang kami miliki, sebanyak 200 orang animator yang berpotensi menjadi pengajar SMK Animasi KEK Singhasari berada di Malang. Sedangkan 100 orang lainnya ada di Surabaya,” tuturnya.

“Mereka akan menjadi guru produktif bagi siswa. Keberadaan sekolah di sini untuk memanfaatkan kawasan Industri animasi dan ke depan, untuk produksi film yang ada di sini,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengelola KEK Singhasari David Santoso mengatakan, progres pengembangan KEK Singhasari saat ini sesuai visi dan misi Gubernur Jawa Timur Khofifah.

“Memang permintaan dari industri berharap ada vokasi di dalam kawasan ini, untuk memperkuat ekosistem mereka. Jadi kami fasilitasi keinginan itu dengan mengomunikasikan ke Pemprov Jatim,” ujarnya.

Pengelola KEK Singhasari terus melakukan proses penyediaan lahan. Tujuannya supaya pembangunan KEK Singhasari bisa segera dilakukan baik oleh Pemprov Jatim maupun Pemerintah Pusat. (@hmad) 


Editor: Joe Meito

Artikel ini telah dibaca 76 kali

Baca Lainnya