Daerah Hallo Polisi Kasuistika Kesehatan Nasional Pemerintahan TNI

Jumat, 18 Juni 2021 - 18:30 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Panglima TNI dan Kapolri saat meninjau lansung kegiatan serbuan vaksinasi di Halaman Stadion Gelora Bangkalan. (Foto : klikku.net / ist)

Panglima TNI dan Kapolri saat meninjau lansung kegiatan serbuan vaksinasi di Halaman Stadion Gelora Bangkalan. (Foto : klikku.net / ist)

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Langsung Serbuan Vaksinasi di Kabupaten Bangkalan

Bangkalan | klikku.net – Terus melonjaknya angka korban Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur dalam beberapa waktu dekat ini membuat pemerintah setempat melakukan berbagai macam kebijakan yakni diantaranya kegiatan yang disebut Serbuan Vaksinasi dihadiri langsung Panglima TNI dan Kapolri pada Jum’at (18/06) pada dua lokasi dengan target 1.750 masyarakat kabupaten setempat.

Hadir pada kegiatan serbuan vaksinasi itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, didampingi Forkopimda Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, serta Pejabat Utama Polda Jatim, untuk  meninjaunya secara langsung di halaman Stadion Gelora Bangkalan dan di Pelabuhan Kamal.

Selain pada dua lokasi itu, kegiatan vaksinasi sebelumnya juga dilakukan oleh Forkopimda Jatim berkolaborasi dengan Forkopimda Kabupaten Bangkalan untuk melakukan vaksinasi di sejumlah Pondok Pesantren (Ponpes) dan 4 kecamatan zona merah di Bangkalan, diantaranya Ponpes Pademangan Timur, Ponpes Syaikhona Kholil, dan Ponpes Nurul Kholil.

Saat Panglima TNI dan Kapolri dalam kunjungannya pada kegiatan serbuan vaksinasi di Stadion Gelora Bangkalan itu menyempatkan untuk berdialog dengan para santri peserta vaksin.

“Kami senang dengan kehadiran bapak. Kami merasakan kehadiran negara disini,” kata Muhammad wahyu, saat mananggapi pertanyaan Panglima TNI tentang perasaannya setelah melakukan vaksinasi.

Pada tempat yang sama Wahyu, Faris Al Farizi warga Bangkalan juga diberi kesempatan untuk berdialog dengan Panglima TNI. saat itu Fariz mengatakan untuk vaksin kali ini dikatakannya sangat berguna untuk mengatasi keluhan masyarakat, selain itu Fariz juga mengeluhkan perihal kondisi daerahnya yang sedang mengalami dampak sebaran covid-19 yang terus melonjak.

“Tapi kami juga sangat menangis sekali kondisi kami sangat luar biasa sekali, sangat berdampak untuk keseluruhannya, dan untuk kehidupan kami, baik dari urusan ibadah, urusan pekerjaan dan urusan pendidikan,” ujar Faris mengeluhkan dihadapan Panglima TNI dan Kapolri.

“Jadi dengan adanya pemerintah langsung menangani ini, sangat-sangat membantu kami, dan sangat berterima kasih sekali, dan luar biasa sekali, kami sangat mengharap terus-menerus untuk diadakan solusi seperti ini. Hanya itu yang bisa saya sampaikan, dan terima kasih, terima kasih ya..” ujar Fariz saat momentum berdialog dengan Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat itu menanyakan perihal pendapat mengenai pelaksanaan PPKM pada Fariz dan kepada masyarakat Bangkalan. Dengan situasi di Bangkalan ini ada beberapa kecamatan yang masuk zona merah, termasuk Klampis, Geger dan Bangkalan.

“Apabila dilaksanakan PPKM mikro supaya memutus rantai penularan covid-19. Kira-kira bagaimana menurut Bapak?” tanya Panglima TNI kepada Fariz.

Faris kembali mengatakan, “itu sangat bagus sekali Pak, sangat efektif sekali, karena memang itu adalah aturan yang memang harus kita jalankan, dan pemerintah juga sudah mengedukasi kita sejak awal urusan covid. Apalagi sekarang ini kami dengar, kami juga bukan ahlinya, cuman kita hanya mengikuti media saja, bahwasanya sekarang ini ada varian baru, saya dengar itu dan itu sangat berbahaya sekali, jadi sangat penting sekali untuk adanya pemutusan, karena itu adalah langkah awal untuk kita supaya cepat selesai dari pandemi ini,” ujar Fariz memberi tanggapan pada Panglima TNI.

Marsekal Hadi Tjahjanto pada saat itu juga mengutarakan mengenai pelaksaan penggulangan sebaran Covid-19 dalam dua minggu kedepan khusunya pada wilayah kecamatan zona merah, sebab menurutnya mulai Sabtu (19/06) besok dari TNI maupun Polri akan membantu kepala desa atau pak camat, dalam pelaksanaan PPKM Mikro.

“Jadi tugasnya adalah memutus rantai penularan covid-19 dengan melaksanakan setiap hari adalah melacak kontak erat, kemudian melakukan isolasi mandiri atau isolasi terpusat, dan itu pun dilaksanakan terus selama 2 minggu!” tegas panglima dihadapan masyarakat Bangkalan.

Lanjut Panglima menyampaikan. Sehingga Pak Bupati bisa mendapatkan data, yang pertama adalah angka kasus positif di wilayah itu, kemudian yang kedua adalah angka kesembuhan, dan yang ketiga menekan apabila ada angka kematian.

“Sehingga kasus covid-19 di wilayah Bangkalan ini segera bisa kita akhiri dengan cara itu, tentunya juga kita terus melaksanakan vaksinasi secara nasional,” ujar Marsekal Hadi.

Lebih lanjut dirinya berharap nanti proses belajar mengajar semuanya berjalan dengan lancar tanpa adanya ketakutan pada covid-19. Dia juga menyatakan optimesme disertai dengan do’a bersama upaya dari pemerintah, vaksinasi juga bisa terlaksana, PPKM Mikro untuk memutus rantai penularan juga bisa terlaksana dengan baik.


Editor : Anam

Artikel ini telah dibaca 135 kali

Baca Lainnya