Daerah Kasuistika Kesehatan Pemerintahan Transportasi

Selasa, 22 Juni 2021 - 14:26 WIB

1 bulan yang lalu

logo

(Foto : klikku.net/ist)

(Foto : klikku.net/ist)

Kantongi SIKM Bebas Swab Tes 7 Hari Lintasi Akses Penyekatan Suramadu dan Pelabuhan Kamal

Bangkalan | klikku.net – Pemda Bangkalan, Jawa Timur terus berinovasi dalam mewujudkan kebijakan untuk menekan laju sebaran wabah covid-19 di beberapa kecamatan pada beberapa minggu terakhir, diantaranya dengan melakukan swab tes pada dua pos penyekatan di akses Jembatan Suramadu dan Dermaga Pelabuhan Kamal.

Pada pelaksanaannya swab tes di akses Jembatan Suramadu menuai kritikan masyarakat dengan mengeluhkan dampak dilaksanakannya swab tes itu malah menimbulkan kemacetan serta kerumunan, maka untuk mengatasi kerumunan tersebut Pemda Bangkalan (Satgas Covid-19, Red) saat ini memberlakukan SIKM (Surat Izin Keluar Masuk).

Pemberlakukan Surat Izin Keluar Masuk bagi warga yang hendak bepergian melalui dua akses pintu Kabupaten Bangkalan menuju atau dari Kota Surabaya kata Bupati Bangkalan R. Abdul Latif diberlakuka mulai Senin (21/06/2021).

“Terhitung mulai Hari Senin, Tanggal 21 Juni 2021, seluruh warga yang akan melintasi Suramadu maupun Pelabuhan Kamal akan diberlakukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM),” terang Bupati Bangkalan yang juga merupakan Ketua Satgas Covid-19 kabupaten setempat.

Menurutnya SIKM diutamakan bagi warga yang setiap hari pulang-pergi menggunakan akses Jembatan Suramadu maupun pelabuhan Kamal seperti penjual sayur-mayur, buruh, pekerja informal, karyawan, dan pegawai swasta atau pegawai pemerintah.

Untuk mendapatkan SIKM kata R. Latif prosesnya dilakukan di kantor kecamatan sekitar sesuai wilayah tempat tinggal warga, dengan melampirkan dokumen hasil negative rapid tes antigen dari puskesmas atau RS serta dilengkapi lampiran surat keterangan dari instansi tempat bekerja, atau surat keterangan lain yang sesuai dengan aktifitasnya dari pihak terkait. SIKM tersebut berlaku selama 7 hari sejak tanggal dikeluarkannya.

“SIKM ini tentunya untuk menghindari kerumunan yang ada di Surabaya. Adapun bagi warga yang akan masuk dari Surabaya ke Bangkalan, tetap mengikuti penyekatan di wilayah Surabaya,” ujar R. Abdul Latif Bupati Bangkalan.

Dengan adanya SIKM ini dirinya berharap dapat mendorong warga untuk proaktif menjalani tracing, tracking, karena mereka akan datang sendiri ke rumah sakit atau Puskesmas untuk melakukan swab tes antigen yang berada di masing-masing kecamatan, secara gratis.

“Jadi masyarakat tidak perlu berbondong-bondong datang ke Pemkab Bangkalan, cukup di rumah sakit atau puskesmas masing-masing, dan surat SIKM akan dikeluarkan kecamatan masing-masing,” tambahnya memberi penjelasan.

Dia juga mengutarakan diberlakukannya swab tes tersebut bertujuan untuk menjaga keselamatan warga dari terpaparnya covid-19 yang dalam beberapa waktu terakhir pada beberapa kecamatan mengalami lonjakan.

“Kami disini ingin menyelamatkan warga dengan adanya pandemi covid-19. Untuk itu harapannya kepada masyarakat untuk tetap bijaksana dalam menyikapi hal ini, dan tentunya ini butuh kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat,” kata R. Abdul Latif, didampingi Kapolda Jatim, Pangdam V/Brawijaya, dan Sekdaprov Jatim.


Editor : Anam

Artikel ini telah dibaca 202 kali

Baca Lainnya