Daerah Kasuistika Pemerintahan Politik

Sabtu, 17 Juli 2021 - 14:27 WIB

1 minggu yang lalu

logo

Banner salasatu Cakades berisikan deretan tim ses salah satu diantaranya anggota Panitia Pilkades desa setempat. (Foto : klikku.net / Holidi)

Banner salasatu Cakades berisikan deretan tim ses salah satu diantaranya anggota Panitia Pilkades desa setempat. (Foto : klikku.net / Holidi)

Diduga Salah Satu Anggota Panitia Pilkades Tambuko Timses Cakades

Sumenep | klikku.net – Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) Tambuko, kecamatan Guluk-Guluk Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga berpihak kepada salah satu calon kepala desa (Cakades). Hal itu disampaikan salah seorang warga desa setempat Kepada media Klikku.net Minggu (11/07/2021).

AH (Inisial) yang merupakan warga Tambuko, membeberkan, Pihaknya mencurigai, adanya dugaan ketidak netralan panitia pilkades Tambuko dan berpihak kepada salah satu cakades, hal itu dibuktikan dengan beredarnya foto salah satu P2KD di banner salah satu calon kades desa setempat, bahkan dirinya menduga, P2KD Tambuko telah berafiliasi kepada calon yang diakuinya mantan orang dalam eks kades desa setempat.

“Ada salah satu Panitia Pilkades Desa Tambuko, fotonya dipampang di banner Cakades pak, di Cakades atas nama H. Ivan, hal itu patut dicurigai bahwa yang bersangkutan (Abu Siri) tidak netral,” ujarnya.

Sementara itu, ketua P2KD Tambuko, Fauzan menjelaskan, menanggapi kabar adanya keberpihakan yang menuding Panitia Pilkades tidak netral itu pihaknya masih akan melakukan klarifikasi terlebih dulu, karena menurutnya pada saat proses rekrutmen KPPS yang bersangkutan menyampaikan bukan bagian dari Tim sukses salah satu calon.

“Benar tidaknya mau diklarifikasi dulu, karena waktu perekrutan semua calon KPPS bilang bukan bagian dari timses,”. Senin (12/07/2021).

Lebih lanjut dirinya mengaku jika memang oknum panitia terbukti, bahkan secara aktif melakukan gerakan dan berafiliasi ke salah satu calon kades, maka pihaknya tidak akan segan-segan menindak tegas sebagaimana diatur sesuai mekanisme Perbup.

“kalau memang terbukti secara aktif bergerak sebagai tim pasca dibentuk KPPS, insya Allah kita juga akan bertindak sesuai perbup. Karena waktu pengangkatan ketika ditanya berhenti jadi timses. terimakasih masukannya,” tutupnya.

Kejadian itu dibenarkan oleh Camat Guluk-guluk, Moh. Sidqi saat diwawancarai media Klikku.net dan Tim, Kasus oknum panitia di desa Tambuko itu sudah selesai, yang bersangkutan sudah diberhentikan kemarin dan sudah diganti. “O… Sudah diberhentikan dan diganti kemarin,” ujar Sidqi menanggapi. Selasa (13/07/2021).

Terpisah Abu Siri salah satu anggota panitia yang dipampang fotonya di Banner salah satu calon atas nama Ilfiluhin alias H. Ivan tersebut mengatakan bahwa dirinya tidak tahu menahu jika fotonya turut dipajang pada deretan tim sukses di Banner H. Ivan (Salah satu calon) Cakades desa setempat.

Bahkan dirinya menyampaikan, dirinya sebagai panitia harus menjaga netralitas sebagai penyelenggara, kewajiban dirinya hanyalah memilih salah satu calon jika sampai waktu pemungutan suara berlansung (Red).

“Gule Panitia kotu nitral le’. kawajiban gule namung mele bile depa’ waktona,” kilahnya memberi tanggapan, Senin (12/07/2021).

Disinggung soal keberadaan dirinya di deretan orang kuat H. Ivan, Abu Siri mengaku jika dirnya tidak pernah menyuruh dan memberikan foto kepada siapapun, “Mungkin teman-teman mengambil di FaceBook.” kilahnya saat dihubungi media ini Via WhatsApp pribadinya.

Masih menurut Abu Siri, dirinya baru tahu jika ada fotonya di banner salah satu cakades, sehingga dirinya meminta untuk menurunkan gambar tsrsebut kemarin, namun sayang sedianya media menanyakan siapa yang memajang fotonya, dirinya mengaku tidak tahu.

“Sakancaan se oning le’ gule tak pernah nyoro nyabe’ poto e banner. Gule puru oning jughen. Mangkana jad Ampon ri’ beri’en. ghun gule nyoro cabut,” ujarnya.

Bahkan Abu Siri meminta media ini untuk langsung menghubungi H. Ivan selaku cakades yang memampang foto dirinya di banner beberapa waktu lalu di desa setempat.


Editor : Anam

Reporter : Holidi

Artikel ini telah dibaca 556 kali

Baca Lainnya