Nasional Pemerintahan

Rabu, 21 Juli 2021 - 20:52 WIB

6 hari yang lalu

logo

Ternyata Rekreasi Hiburan Umum Surabaya Pelopor Penerapan Protkes di Masa Pandemi

SURABAYA | Klikku.net – Presiden RI Joko Widodo telah menetapkan bahwa PPKM Darurat yang telah diperpanjang hingga 25 Juli 2021, dan tertanggal 26 Juli 2021 pergerakan perekonomian di semua sektor bisa dibuka dan dijalankan, namun harus sesuai protokol kesehatan (Protkes).

PPKM Darurat dihentikan berdasarkan angka kasus yang sudah menurun, jumlah pasien yang terpapar di rumah sakit semakin berkurang, selain itu tuntutan rakyat tentang susahnya mencari penghasilan harian.

Diutarakan oleh Joko Widodo beberapa hari yang lalu, “ pemerintah akan membuka kembali kondisi normal secara bertahap dan akan diatur sedemikian rupa,
Hal ini dilakukan dari hasil pemantauan dilapangan bahwa data kasus yang terpapar telah menurun, selain itu suara rakyat yang terdampak oleh PPKM cukup tinggi,” ujarnya, Selasa (20/7/2021).

Telah ditentukan sekenario pembukaan secara bertahap meliputi, untuk pasar Tradisonal yang menjual kebutuhan pokok dengan batasan jam hingga pukul 20.00 WIB dan kapasitas pengunjung 50% dari kondisi sebelum pandemi Covid.
Sedangkan pasar Tradisonal atau pasar moderen (Mall) bukan penjual kebutuhan pokok, diberikan batasan jam Oprasional pukul 15.00 WIB dengan kapasitas 50% pengujung.

Untuk pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet Voucer, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha kecil lainnya yang sejenis diizinkan beroprasional hingga pukul 21.00 WIB dengan protokol kesehatan ketat.
Untuk warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenis warung kopi, dimana pengujung diperbolehkan makan di tempat mamun dibatasi durasi paling lama 30 menit.

Sedangkan untuk sektor wisata umum, wisata hiburan, hiburan malam dan jasa kesehatan dan kecantikan, disesuaikan oleh kebijaksanaan pemangku pemerintahan daerah (kota dan kabupaten) masing masing.
Salah satu contoh kota Surabaya, Jawa Timur, untuk sektor wisata umum dan hiburan malam serta Mall telah menerapkan Protokol kesehatan secara ketat.

Selama penilaian penerapan Protokol kesehatan di usaha wisata umum dan malam tersebut melibatkan institusi Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, BPB Linmas Surabaya (Satgas Covid-19) dan Sat Pol PP. Hasil penilaian dan survei tentang standart protokol kesehatan nantinya akan diterbitkannya surat Pakta Integritas.

Dimana Pakta Itegritas tersebut adalah keterangan bahwa tempat usaha telah memenuhi standart protokol kesehatan.
Sekitar 200 tempat usaha hiburan umum dan malam di Surabaya, setidaknya 75% telah mengantongi Pakta Integritas.

Terdepan nya Protkes yang telah di terapkan oleh usaha hiburan umum dan malam serta Mall atau pasar modern ini, merupakan terobosan yang bisa di contoh agar bisa diterapkan di sektor sektor usaha lain.

Caption: Pakta Integritas Kesangupan menjalankan usaha hiburan
Reporter. : Rus
Editor. : Yanto

Artikel ini telah dibaca 208 kali

Baca Lainnya