Daerah Kasuistika Pemerintahan Peristiwa

Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:35 WIB

3 hari yang lalu

logo

Jajaran Muspika Konang saat agenda vaksinasi di Desa Kanegarah. klikku.net ist dok

Jajaran Muspika Konang saat agenda vaksinasi di Desa Kanegarah. klikku.net ist dok

Awal Gelar Vaksinasi Covid-19, Pemdes Kanegarah Konang Capai 149 Peserta

Bangkalan | klikku.net — Maraknya isu hoax dampak vaksinasi Covid-19 membuat jajaran pemerintah memutar kening untuk mencapai target angka herd immunity agar tercipta kekebalan massal dari serangan Coronavirus Disease 19.

Hal itu dirasakan oleh Pemdes Kanegarah, Kecamatan Konang Kabupaten Bangkalan, Provinsi Jawa Timur, walau masyarakatnya sudah banyak termakan hoax namun jajarannya tidak hentinya berupanya meyakinkan masyarakat untuk melakukan vaksin sebab vaksin bisa menangkal serangan wabah tersebut.

Walau sudah banyak warga termakan isu hoax dampak vaksin mematikan namun berkat kerjasama jajaran pemerintah saat ini untuk awal agenda vaksinasi warga kami sebanyak 149 peserta antusias mengikutinya dan kami yakin tahap berikutnya akan makin banyak mengingat selama ini dikonang semenjak awal vaksin tidak ada kejadian seperti isu hoax itu.” tegas M. Makmur Kepala Desa Kanegarah yang juga merupakan pengurus Asosiasi Kepala Desa Tingkat Kabupaten Bangkalan.

Pemberian vaksinasi pada warga Desa Kanegarah, Kecamatan Konang. klikku.net dok ist

Dilokasi yang sama Camat Konang Sujarwo yang juga hadir pada kegiatan vaksinasi Covid-19 itu juga memastikan Vaksinasi Covid-19 tidak ada dampak negativ seperti yang diisukan selama ini seperti halnya setelah vaksin meninggal dunia.

“Untuk dikonang masih banyak kendala, Kami tim Muspika dan tim Puskesmas sudah berupaya, alhmdulillah dengan menggandeng para tokoh saat ini sudah hampir mencapai 7 %, seperti waktu di Kia Masudi sudah vaksin dipuskesmas setelah itu antusiasme warganya lansung melonjak, juga didepan kecamatan kia Ali Wahdin akhirnya banyak juga masyarakat nya yang ikut, dari hal itu karena tim masih keliling belum bisa memenuhi permintaan, kemudian untuk kedepan kami berupaya mendekati tokoh-tokoh meskipun sulit namun pelan-pelan dengan kerjasama muspika dan kades bisa terus mendongkrat jumlah peserta vaksinasi.” ujar Sujarwo menerangkan.

Dengan koordinasi itu pihaknya berharap para tokoh ulama memberikan ijin pada santrinya untuk dilakukan vaksinasi sehingga masyarakat segera kebal dari ancaman wabah Covid-19 sebab selama ini menurut Camat Konang masyarakat desa banyak termakan hoax dampak vaksinasi sehingga banyak yang belum tervaksin.


Reporter : Anam

Artikel ini telah dibaca 102 kali

Baca Lainnya