Pemerintahan

Jumat, 25 Maret 2022 - 07:21 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Bupati Ponorogo Usai Dilantik Tancap Gas Bangun Daerahnya Dengan Gotong Royong

Surabaya | klikku.net – Setelah dilantik Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, tancap gas ingin lari kencang untuk segera membangun dan memakmurkan masyarakat Kabupaten Ponorogo.

“Tantangannya saat itu adalah pandemi covid 19 yang berimbas pada refocusing anggaran”, tutur Kang Sugiri Sancoko, panggilan akrap Bupati Ponorogo saat webinar yang diselenggarakan oleh Kampus STIE YAPAN Surabaya secara daring, Kamis (24/03/2022)

Menurut Kang Sugiri memang para kepala daerah yang memenangi pertarungan pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 yang lalu, dihadapkan pada penanganan pandemi global covid 19.

Hal ini membuat kepala daerah melakukan refocusing anggaran untuk menangani warganya yang terpapar covid 19. Salah satu yang paling terdampak adalah anggaran di sektor infrastruktur.

“Tantangan dampak dari refocusing anggaran itu harus kami kelola. Kami membuat program yang mempunyai hello effect. Alhamdulillah oplas atau menyulap jl. HOS Cokroaminoto, bisa membuat pelaku usaha dan masyarakat luas gotong royong urunan membuat jalan legendaris itu bercitra rasa Eropa. Tapi sangat menjunjung tinggi kearifan lokal,” ujar Bupati Pornorogo yang dilantik pada Jumat, 26 Pebruari 2021 lalu.

“Jembatan ukuran 3X40 meter yang berdiri gagah di Kecamatan Ngrayun itu, juga hasil gotong royong yang luar biasa dari warga, hingga yang sedang bekerja di luar negeri sekalipun. Kami hanya memantik dan memfasilitasinya, masyarakat yang dengan dahsyat gotong royong membangunnya,” lanjut Bupati, yang biasa jadi saksi pernikahan warganya.

Kalau di tempat lain ada program smart city atau smart village. Maka di Ponorogo ini kita buat smart RT. Dengan suntikan sejumlah dana dari pemerintah, iai berharap banyak biopori dan pengelolaan sampah mandiri di tiap RT.

“Geliat ekonomi berbasis emak-emak kami harapkan terus tumbuh. Pengurus RT masuk dalam BPJS, serta kelak tidak ada satupun RT yang tidak tersambung dengan jaringan internet,” pungkas Kang Giri, yang sering terlihat ngopi dan menyumbang suara emasnya bagi warga di Jl HOS Cokroaminoto Ponorogo. Soen/Roji


 

Artikel ini telah dibaca 93 kali

Baca Lainnya