Hukrim

Minggu, 26 Juni 2022 - 13:19 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Advokat Reza Trianto Segera Melibas Mafia Kepailitan

Surabaya | klikku.net – Asset Jaminan senilai 500 Miliar Ludes akibat adanya dugaan Konspirasi Advokat-Kurator, dan lain-lain.

Hal tersebut diungkapkan Reza Trianto advokat REZA Law Office & Associate, ketika mendapatkan berkas perkara dari klienya bernama Agus Lianto.

Reza memaparkan, perkara yang ditangani saat ini seperti benang kusut. Lantaran banyak pihak yang bermain didalamnya.

“Klien saya dibujuk rayu dan dijanjikan honor advokat secara gratis untuk perkara kepailitan,” ujar Reza, Minggu (26/06/2022).

Lanjut Reza, ternyata ada Konspirasi Jahat, dengan kurator dan pihak-pihak terkait, sehingga Kliennya dipailitkan, asset yang berjumlah 500 Miliar itu dibuat
bancaan oleh pihak-pihak yang terlibat Konspirasi Jahat.

“Padahal kreditnya hanya 148 (seratus empat puluh delapan) miliar rupiah, kemudian di mark Up hingga 200 (dua ratus) miliar rupiah, dengan berbagai cara, seperti mitra bisnisnya ada kekurangan bayar senilai 400 juta, namun dimasukkan
ke dalam Renvoi kreditur konkuren sebesar Rp. 1,3 miliar sehingga membengkak diluar kendalinya,” ungkapnya.

Reza menambahkan, kemudian digugat Perdata, digugat interversi, hingga Kasasi, semua kandas, begitu juga para kurator dilaporkan pidananya juga tidak berjalan.

Mirisnya lagi pabriknya kini diduduki oknum TNI dan sudah dilaporkan juga kandas, ibarat petatah sudah jatuh tertimpa tangga.

Dijelaskan Reza, kejadian itu bermula kliennya digugat Bank BPD terdaftar dengan nomer perkara 35 pada Pengadilan Niaga Surabaya, bahwa perkara tersebut setelah kami cermati, tidak mungkin bisa dipailitkan, karena tidak memenuhi syarat pailit
sebagaimana diatur dalam UU 37 tahun 2004.

Lanjutnya, pada saat klien kami di dalam tahanan dengan Perkara Tindak pidana ringan (diduga akibat Konspirasi Jahat), didatangi oleh advokat yang berinisial EIG dengan teamnya ML dan ABP, dengan serangkaian kebohongan, bujuk rayu dengan mengatakan apabila perkara tersebut tidak ditangani akan
berdampak dipailitkan, dengan janji honor Advokat Gratis, kliennya yang dalam posisi tidak dapat berfikiran jernih dan termakan oleh Bujuk rayu tersebut tergerak mau memberikan Kuasa pada EIG, dan kawan-kawannya.

Ternyata advokat/Pengacara EIG dkk, bukan melakukan pembelaan pada Perkara Nomer.35 tersebut, melainkan melakukan
Permohonan Baru dengan perkara Nomer 37 di Pengadilan Niaga Surabaya, dengan memuat syarat-syarat yang
memungkinkan untuk Dipailitkan sesuai Undang-Undang 37 tahun 2004, al. dengan menunjukkan beberapa Kreditur, menunjuk
Kurator, tentu saja berhasil dipailitkan. Karena Perkara 37 sudah diputus pailit, maka perkara nomer 35 tentu saja ditolak.

Atas putusan yang mempailitkan kliennya, nampak semua yang terlibat atas dugaan Konspirasi jahat, seperti asset-aset
senilai 500 Milayar langsung diduduki memakai Perman dan juga Oknum
TNI, bahan baku yang ada di 4 Pabrik plastiknya, dianggap barang rongsokan,
padahal barang itu bernilai Milyaran.

Ada mesin-mesin, alat-alat, kendaraan,
truk forklip, mebelai, dan lainnya semua Raib, tidak ada perhitungan
nya. Begitu juga Hotel, Villa, hiburan-Permainan, out bond,
dan lainnya dibuat Bancaan.

Dari total 43 asset jaminan / SHM itu,
total hutang 148 Milyar dengan Konspirasi Jahat dibuat/dimark Up menjadi 200 Milyar lebih, mitra-mitra bisnis yang bukan kreditur dimasukkan dalam Renvoi kreditur
konkuren dengan mark up. Tentunya, kemudian oleh kliennya atas saran advokat-advokat terdahulu
disarankan Menggugat Perdata, terhadap Advokat, Kurator dan pihak terkait pada PN Mojokerto, namun kandas, digugat
intervensi juga kandas hingga kasasi. Dilaporkan pidana, juga kandas.

“Kami sudah membaca, mencermati seluruh dokumen terkait, dan kami sudah mempunyai gambaran langkah-langkah
yang akan kami tempuh, didahului dengan Peninjauan Kembali (PK), karna kami sudah menemukan Novum tersebut,” terang Reza.

Langkah berikutnya adalah mengejar, meminta pertanggung jawaban hukum pada pihak- pihak terkait adanya dugaan Konspirasi Jahat, dalam berbagai bidang karena masalahnya Komplek, sehingga penyelesainnya juga harus secara Komprehensif.

“kami kantongi identitas dan organisasinya, begitu pula atas Kurator, dan lainnya, “tegas Reza Trianto.

karena terkait hak imunitas advokat sesuai UU 18 tahun 2003, maka akan meminta pertanggung jawaban advokat didahului dengan Pengaduan Pada Dewan Kehormatan Organisasi Advokat.


Reporter : RizchiĀ 

Artikel ini telah dibaca 693 kali

Baca Lainnya