Daerah Hallo Polisi Peristiwa

Kamis, 11 Agustus 2022 - 04:13 WIB

2 bulan yang lalu

logo

AKBP Wiwit Ari Wibisono S.H SIK M.H Kapolre Bangkalan saat berbagi voucher indomaret dan ikan hasil mancing pada warga dan tukang becak.

Foto : klikku.net dok.

AKBP Wiwit Ari Wibisono S.H SIK M.H Kapolre Bangkalan saat berbagi voucher indomaret dan ikan hasil mancing pada warga dan tukang becak. Foto : klikku.net dok.

Kapolres Bangkalan Wiwit Dikenal Tegas Dalam Bertugas Sembari Berbagi Rizqi dan Mancing Hingga Dini Hari

Bangkalan | klikku.net —  Dalam menyukseskan pelaksanaan kamtibmas di Wialayah kerjanya masing-masing pemimpin punya cara tersendiri, seperti halnya yang dilakukan oleh AKBP Wiwit Ari Wibisono S.H SIK M.H Kapolre Bangkalan yang diketahui semenjak awal menduduki kursi Kepala Polisi Resor di Kota Dzikir dan Shalawat sering berbagi kebahagiaan pada masyarakat yang dijumpai sembari olahraga juga mancing bahkan hingga dini hari.

Pengakuan AKBP Wiwit untuk melaksanakan tupoksinya menjaga wilayah Kabupaten Bangkalan agar tetap aman, yaman dan kondusiv bisa sembari dipadukan dengan hobi sehingga tugasnya bisa dijalani dengan rasa senang hati dan makin dekat dengan semua lapisan masyarakat baik dari kalangan tokoh agama, tokoh politik, tokoh pemuda, LSM, Pers Media hingga masyarakat tukang becak.

“Do’a siang hari sore hari itu sudah biasa, tapi do’a di dini hari pukul 02:00 wib itu luar biasa, bayangkan beliau ini kalau rejeki disiang hari dan sore harinya cukup untuk makan, beliau-beliau ini tidak akan mencari rejeki di dini hari,” ujar Kapolres Wiwit bernada haru.

Kapolres Wiwit yang juga diketahui gemar berbagi bahagia dengan cara membagj voucher indomaret pada para abang tukang becak tersebut juga gemar mancing hingga dini hari dan ikan hasil mancingnya juga dibagikan pada masyarakat yang dijumpainya.

“Abang tukang becak tunggu saya ya, ini dapat ikannya untuk dapur sampean, Hobi dapat, patroli dapat, berbagi dapat, bikin senang orang dapat, patroli daerah rawan dapat, ada begal langsung lumpuhkan saja dengan tegas terukur, sekalian tilik warga dini hari juga dapat semua, bayangkan dini hari tukang becak sudah mangkal mengayuh becaknya yang sehari paling dapat 20 ribu dan kadang belum tentu dapat, ini jam 02:30 wib, sampai rumah auto tahajud dan witir,” ungkap AKBP Wiwit menegaskan.


Reporter : Anam

Artikel ini telah dibaca 94 kali

Baca Lainnya