Daerah Hallo Polisi Hukrim

Jumat, 9 September 2022 - 17:25 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Ilustrasi (Doc. Anaf/klikku)

Ilustrasi (Doc. Anaf/klikku)

Polisi Berhasil Amankan Pelaku dan Ungkap Kronologis Pembacokan di Masaran Sampang

SAMPANG | klikku.net – Tidak butuh waktu lama bagi Kepolisian Sektor (Polsek) Banyuates untuk menangkap terduga pelaku pembacokan yang menimpa R (38) warga Dusun Jurgang Barat, Desa Masaran, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

“Tersangka sudah diamankan di Polsek mas,” kata Kapolsek Banyuates, Iptu Rizky Akbar Kurniadi, kepada klikku.net, Jumat (09/09/2022) siang.

Iptu Rizky menuturkan, tersangka berinisial IL (23), warga Dusun Tlagah Timur, Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

“Tersangka IL, diamankan di Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, sekira pukul 13.15 WIB. Kemudian tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Banyuates untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Perwira muda dengan pangkat dua balok emas itu juga menjelaskan terkait kronologis kejadian tindak pidana penganiayaan pembacokan tersebut. Menurutnya, pada hari Jumat tanggal 09 September 2022, sekira Pukul 08.30 WIB. Korban R (38) memberi makan ayam miliknya. Kemudian korban R, masuk kedalam rumahnya untuk istirahat.

“Tiba-tiba datang sekelompok orang ke rumah korban R, dan mendobrak pintu rumah korban sembari memanggil nama korban,” katanya.

Kemudian, Kata Iptu Rizky, setelah bisa masuk ke rumah korban. Tersangka IL, melakukan penganiayaan dengan cara membacok korban.

“Setelah melancarkan aksinya, para pelaku kabur ke arah timur. Akibatnya, korban R, mengalami luka¬† pada siku bagian luar sebelah kiri,” tuturnya.

Namun, Iptu Rizky mengatakan, bahwa yang melakukan tindak pidana penganiayaan pembacokan hanya satu orang.

“Yang melakukan penganiayaan pembacokan hanya satu orang. Yang lainnya hanya mengantar,” katanya.

“Untuk motifnya karena asmara. Ceritanya, korban R (38) pernah membawa lari istri paman dari tersangka IL(23),” tambahnya.

Akibat perbuatannya, tersangka IL, disangkakan dengan Pasal  351 ayat (2) KUHP, tentang penganiayaan dengan luka berat dengan ancaman pidana paling lama lima tahun penjara.


Reporter : Anaf

Artikel ini telah dibaca 3660 kali

Baca Lainnya