Daerah Kasuistika Pemerintahan

Selasa, 29 November 2022 - 20:00 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Kopyah hitam baju merah M Makmur Kepala Desa Kanegarah, Kecamatan Konang di Ruang Rapat Kantor DPRD Bangkalan saat pembahasan hearing permasalahan pupuk bersubsidi oleh Komisi B DPRD. Selasa (29/11) siang.

Foto : klikku.net dok Anam ist.

Kopyah hitam baju merah M Makmur Kepala Desa Kanegarah, Kecamatan Konang di Ruang Rapat Kantor DPRD Bangkalan saat pembahasan hearing permasalahan pupuk bersubsidi oleh Komisi B DPRD. Selasa (29/11) siang. Foto : klikku.net dok Anam ist.

Kades Kanegarah Konang Bangkalan Minta Persoalan Pupuk Bersubsidi Segera Diatasi

Bangkalan | klikku.net — Pupuk subsidi untuk petani dalam beberapa minggu belakangan ini menjadi perhatian di Wilayah Kabupaten Bangkalan mulai dari jumlah, ketersediaan, penyaluran serta mekanisme untuk mendapatkannya oleh kalangan terkait baik oleh petani, poktan, dinas, distributor, kios, DPRD hingga keterlibatan kepala desa.

Bentuk perhatian itu selain ramai diperbincangkan pada media sosial juga dilakukan dengan menggelar audiensi oleh LSM Pakis (Pusat Analisa Kajian Informasi Strategis) pada Dispertapahorbun (Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan), digelarnya demonstrasi oleh ratusan petani hingga hari ini Selasa (29/11) siang digelarnya hearing oleh Komisi B DPRD Bangkalan dengan menghadirkan para pihak terkait.

Baca juga : 

Pakis Tegaskan Akan Melaporkan Oknum Dinas Pertanian Bangkalan dan Pihak Terkait Dugaan Penyelewengan Distribusi Pupuk Subsidi

Hadir dalam momen hearing itu M Makmur Kepala Desa Kanegarah, Kecamatan Konang menyatakan dirinya menginginkan agar penyaluran pupuk terlaksana sesuai dengan ketetapan regulasi baik petunjuk tekhnis maupun petunjuk pelaksanaannya. Sebab M Makmur menilai jika para pihak maksimal melakukan tupoksinya maka pupuk subsidi di Bangkalan tidak akan menjadi persoalan.

“Kalau saya keinginannya pupuk subsidi terealisasi penyalurannya secara baik (tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas dan harga sesuai HET, red) pada petani di setiap desa-desa, karena itu merupakan harapan besar untuk petani mendapatkan pupuk sesuai kebutuhannya dengan begitu Bangkalan akan kembali kondusif sehingga pemerintah bisa dinilai baik dalam melaksanakan pelayanan pada setiap kebutuhan masyarakatnya,” tegas M Makmur yang juga merupakan Wakil Ketua AKD Kabupaten Bangkalan.

Disamping itu mengacu pada rencana pengajuan Dinas Pertanian Bangkalan Tahun 2022 untuk melakukan percepatan pengiriman pupuk dari lini 1 ke lini 4 mencapai 200 ton per hari serta penambahan quota pupuk subsidi berdasarkan surat bernomor : 521/1376/433.119/2022 perihal percepatan penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Bangkalan tertanggal 3 November 2022 yakni alokasi akhir untuk pupuk Urea dialokasikan sejumlah 18.989 ton dan pupuk NPK 12.450 ton.


Reporter : Anam

Artikel ini telah dibaca 299 kali

Baca Lainnya