Daerah Pemerintahan Pendidikan

Jumat, 20 Januari 2023 - 16:02 WIB

2 minggu yang lalu

logo

SDN Bunajin 1 Labang Bangkalan Siapkan Generasi Peduli Lingkungan

Bangkalan | klikku.net — Membangun karkter anak didik melalui peduli lingkungan sekolah menjadi acuan pendidikan usia dini di sekolah merupakan ujung tombak sebuah bangsa dalam membangun peradaban generasi berkarakter yang peduli terhadap lingkungannya.

Pendidikan di usia dini dengan pembekalan pengetahuan dasar tentang peduli lingkungan sebagai upaya pembentukan karakter anak untuk mengatasi krisis lingkungan yang terjadi saat ini dan masa yang akan datang.

Dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada di sekolah, tidak mengurangi semangat kami dewan guru yang ada di SDN Bunajih, Kecamatan Labang.

Untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang ada di lingkungan sekolah dengan berbagai kegiatan program yang kami laksanakan.

Dalam pembentukan karakter anak atau siswa di sekolah tidak saja dilakukan melalui proses pembelajaran di kelas. Ada banyak media yang bisa dikembangkan dan dilaksanakan dalam rangka mengembangkan kepribadian anak didik tersebut. salah satunya melalui kegiatan  peduli lingkungan sekolah.

Membiasakan Diri Peduli Lingkungan. Menanamkan rasa cinta peduli lingkungan sejak dini sebagai upaya pembentukan karakter bangsa perlu mendapatkan perhatian misalnya penanaman cinta kebersihan secara sederhana dengan membuang sampah pada tempatnya, siswa belajar mengenali tanggung jawab, disiplin, dan peduli.

Kebiasaan yang baik dilakukan siswa sangat mungkin dilakukan pula pada lingkungan rumah atau keluarga.

Sangatlah strategis pembekalan pengetahuan dasar tentang peduli lingkungan dilakukan sejak dini melalui sekolah secara terprogram dan berkelanjutan, hingga pada saatnya tercipta insan-insan pribadi bangsa yang utuh, yang memiliki kepribadian menghargai lingkungan. Karena itu diperlukan pendidikan lingkungan yang tepat untuk menyelesaikan masalah lingkungan.

Keberadaan sekolah yang peduli dan berwawasan lingkungan akan dapat membangun pondasi pada diri peserta didik sebagai dasar dalam pembentukan etika lingkungan. Menanamkan lingkungan hidup sejak dini di lingkungan sekolah akan menjadi bekal bagi peserta didik dalam mewujudkan kesadaran dan kedisiplinan, membuahkan budaya bersih dan sehat.

Penyelesaian masalah dan krisis lingkungan yang terjadi saat ini dan masa akan datang tidak bisa hanya dilakukan melalui pendidikan teknis, tetapi justru yang terpenting adalah melalui pendekatan moral. 

Program yang ditawarkan terhadap peduli lingkungan sekolah bisa berupa kerja bakti, berkebun, jalan sehat, kampanye cinta bumi, mengambil dan mengumpulkan sampah serta aksi tanam pohon banyak lagi kegiatan yangdapat di lakukan secara bersamung untuk  mewujudkan pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hajat yang berkompoten, berkarakter, dan berprilaku sesuai dengan nilai-nilai pancasila yang di jabarkan dalam profil pancasila.

Peduli lingkungan di sekolah sangat membantu pembelajaran dalam merealisasikan muatan kurikulum. Sekolah juga bukan sesuatu yang statis, tetapi kurikulum lebih bersifat dinamis mengikuti perubahan dan perkembangan masyarakat serta ilmu pengetahuan dan karena itu cenderung mengalami perubahan, perbaikan bahkan pembaharuan. 

Sebagai penerapan program penanaman karakter kepedulian lingkungan merupakan aksi hasil nyata dalam mencintai lingkungan sekolah sekaligus membantu pengembangan implementasi pendidikan pancasila melalui kurikulum merdeka.

Beberapa cara mengajarkan anak untuk peduli lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, cara ini adalah hal dasar guna menanamkan kepedulian anak terhadap lingkungannya.

Kita dapat mencontohkan dan membiasakan anak membuang sampah pada tempatnya. kita perlu jelaskan kepada anak bahwa membuang sampah sembarangan tempat bisa berakibat  buruk bagi lingkungan, seperti banjir pada musim hujan yang bisa merusak rumah dan menyebabkan bau yang tidak sedap.

Berhemat menggunakan listrik dan air. Peduli terhadap lingkungan bisa dilakukan dengan menghemat energi seperti listrik dan air.
Kita bisa menjelaskan kepada anak untuk mematikan TV jika tidak ditonton, mematikan kran air setelah selesai mandi, atau setelah dibuka, membuka jendela di siang hari sehingga udara bisa masuk serta tidak menyalakan lampu  saat hari masih terang.
Belajar menanam pohon dan berkebun. Dengan memiliki tanaman anak akan belajar mencintai dan merawat tanaman itu hingga tumbuh besar.
Contohnya menyiram, hal-hal kecil itu bisa menumbuhkan kepedulia dan kecintaan anak lingkungan dan menerapkannya pada lingkungan sekitar yang lebih luas.
Bepergian ke alam bebas, ajaklah anak–anak sesekali bertamasya dan menjelajah dunia bebas, seperti lingkungan pantai, pasar atau lingkungan sekitar sekolah.
Menggunakan produk yang ramah lingkungan. Membiasakan anak untuk menggunakan produk yang ramah lingkungan seperti mengurangi  pemakaian kantong plastik.

Editor : Anam

Artikel ini telah dibaca 118 kali

Baca Lainnya