Daerah Hukrim Kasuistika Nasional Peristiwa

Kamis, 21 September 2023 - 19:13 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Petugas membersikan cairan licin di Jalan Raya Nasional Galis Blega.

Dok Anam klikku.net.

Petugas membersikan cairan licin di Jalan Raya Nasional Galis Blega. Dok Anam klikku.net.

Nur Hasan S.Pd Prihatin Atas Korban Jiwa Laka Lantas Akibat Cairan Licin di Wilayahnya

Bangkalan | klikku.net— Penyebab seringnya terjadi lakalantas di akses jalan nasional tepatnya wilayah Galis Blega dengan mengakibatkan rusaknya kendaraan baik roda dua hingga roda empat serta banyak merenggut nyawa para pengendara menyita perhatian banyak pejabat sampai para kalangan tokoh wilayah setempat.

Peristiwa kecalakaan lalu lintas memilukan yang tidak diharapkan itu akhir-akhir ini sering tersaji dihadapan publik dan memantik kepedulian dari banyak pegiat diduga disebabkan oleh tetesan benda cair dari kendaraan yang melintas sehingga jalan nasional itu licin membuat pengendara mudah oleng.

Nur Hasan Ketua Komisi D DPRD Bangkalan juga merupakan Politis PPP.
Foto : Anam klikku.net dok ist.

Pengakuan belasungkawa atas peristiwa memilukan itu yakni disampaikan langsung Nur Hasan S.Pd M.Si Ketua Komisi D DPRD Bangkalan yang merupakan tokoh asal kecamatan setempat, dia juga menyampaikan ungkapan terimakasih pada semua jajaran yang peduli atas peristiwa tersebut.

“Saya sebagai orang asli daerah setempat atas seringnya terjadinya kecelakaan lalulintas jalan raya antara Belega dan Galis yang diduga diakibatkan tetesan air garam mengucapkan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya pada berbagai pihak yang ikut terlibat dalam pembersihan penyebab kecelakaan tersebut terutama pada Kepala Desa Paterongan yang turun langsung melakukan seruan kemanusiaan ini, semoga semua pihak yang peduli terhadap peristiwa ini mendapatkan pahala dari Allah SWT,” kata Nur Hasan menyampaikan keterangannya.

Dia juga meminta pada pihak pengusaha ekspedisi serta pengusaha yang melintas agar juga menunjukkan rasa empati terhadap para korban laka lantas tersebut sebab hal itu merupakan peristiwa kemanusiaan.

“Kedua saya menyayangkan pihak PT garam yang sampe hari ini masih belum bisa dan merasa bertanggungjawab atas penyebab kecelakaan tersebut dan bahkan terkesan beralibi bukan dari mobil-mobil pengangkut garam, saya rasa terlepas peristiwa itu bener atau tidak yang menjadi penyebab adalah tetesan air garam yang bercampur dengan oli, ini sudah menyangkut urusan kemanusiaan maka pimpinan perusahaan sebaiknya ikut peduli dan merasa empati terhadap peristiwa tersebut,” ujar Nur Hasan menambahkan penyampaiannya.

Sebagai pejabat wilayah Kabupaten Bangkalan Nur Hasan mengaku optimis dalam waktu dekat penegakak hukum akan mendapatkan pihak-pihak penyebab laka lantas yang telah merenggut banyak korban jiwa tersebut untuk mempertanggung jawabkan atas perbuatannya.

“Tetapi insyaAllah kami yakin lambat laun akan bisa dipastikan apa sesungguhnya penyebab tersebut dan saya Ketua Komisi D selaku orang asli Kecamatan Galis dan Blega mendukung langkah sweeping yang dilakukan oleh temen-taman Madas (Madura Asli) Soleh Abdi Jaya Ketua Pemuda Madura Bersatu (PMB) juga yang tergabung dengan LSM lain serta masyarakat dan jika dipastikan bener bahwa tetesan tersebut diakibatkan oleh tetesan air garam yang bercampur oli kami tidak bisa melarang jika truk tersebut distop untuk tidak melewati daerah tersebut sampai persoalan ini ditemukan solusinya,” kata Nur Hasan menegaskan penyampaian keterangan tanggapannya.


Reporter : Anam

Editor : Redaksi

Artikel ini telah dibaca 796 kali

Baca Lainnya