Daerah Hallo Polisi Hukrim

Jumat, 22 September 2023 - 10:07 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Dok Anam klikku.net.
Jajaran Satpol Airud Polres Bangkalan kunjungi Pemdes dan nelayan Desa Tengket. Jum'at (22/09) pagi.

Dok Anam klikku.net. Jajaran Satpol Airud Polres Bangkalan kunjungi Pemdes dan nelayan Desa Tengket. Jum'at (22/09) pagi.

Kades Tengket Arosbaya Dukung Polres Bangkalan Tangkap Nelayan Gunakan Jaring Trawl dan Pukat Harimau

Bangkalan | klikku.net— Kegelisahan para nelayan tradisional di Wilayah Perairan Tengket, Arosbaya kian menjadi sebab akhir ini kian marak dijumpai nelayan pendatang yang diduga menggunakan jaring penangkap ikan yang dilarang undang-undang serta akibat dari penggunaan jaring itu selain merusak ekosistem dasar laut juga sering merobek alat tangkap nelayan tradisional setempat.

Dari seringnya nelayan menjumpai penangkapan ikan secara brutal oleh nelayan pendatang dari luar daerah yang menimbulkan banyak pengrusakan itu memantik kegeraman pada para kalangan nelayan tradisional hingga mendesak Pemdes Tengket, Arosbaya untuk meminta Polres Bangkalan dan APH terkait agar melaksanakan penegakan hukum.

Menyampaikan dukungannya H Suli Kepala Desa Tengket saat dikunjungi Kasatpolairud AKP Djoko Santoso S.H bersama jajaran pada hari Jum’at (22/09) menegaskan Pemerintah Desa Tengket beserta para nelayan setempat mendukung Polres Bangkalan atau pihak kepolisian untuk melakukan penegakan hukum atas dugaan pelanggaran oleh para oknum nelayan yang dikabarkan sudah kian memaksimalkan kemampuan laju perahunya dengan menambahkan jumlah mesin dan mengacungkan sajam serta mengacungkan bambu runcing saat pernah dihalau oleh nalayan setempat.

“Kami siap mendukung Polres Bangkalan dalam hal ini pada Satpol Airud untuk menindak para oknum nelayan yang merusak ekosistem laut kami itu pak, agar perairan kita ekosistemnya tetap baik serta nelayan kami bisa aman dan hasil tangkapannya juga stabil,” ujar H Suli menyampaikan dukungannya.

Sementara itu Kasatpolairud AKP Djoko Santoso S.H menegaskan komitmennya untuk melaksanakan penindakan pada nelayan pendatang yang diduga telah merusak ekosistem laut serta alat tangkap nelayan tradisional wilayah Arosbaya, Bangkalan.

“Kalau disana masih banyak, jadi atas masukan ini kita tetap akan melakukan upaya, kalau memang lihat diaturan yang bisa melakukan itu TNI AL, Perikanan dan Polri akan kita lakukan patroli,” kata Dj Santoso menyampaikan penegasannya.


Reporter : Anam

Artikel ini telah dibaca 1380 kali

Baca Lainnya