Nasional

Jumat, 27 Oktober 2023 - 16:18 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Kedapatan membawa senpi Mantan Kades Durin Barat ditangkap Polisi.

Dok Anam klikku.net.

Kedapatan membawa senpi Mantan Kades Durin Barat ditangkap Polisi. Dok Anam klikku.net.

Satu Dari Dua Tersangka Senpi Saat Pilkades Konang Bangkalan Diancam 20 Tahun Penjara

Bangkalan | klikku.net— Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahap III di Desa Konang, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan pada hari Rabu (25/10) sempat diwarnai penangkapan dua tersangka kedapatan membawa senjata api.

Kedua tersangka mantan Kepala Desa Durin Barat inisial N dan keponakannya inisial SA. Namun, saat dilakukan pemeriksaan di Polsek Konang salah satu tersangka dilepas karena bisa menunjukkan surat izin lengkap.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Heru Cahyo saat melakukan doorstop. Ia mengatakan bahwa pihaknya mengamankan satu orang pelaku inisial SA membawa senjata api saat pagelaran Pilkades di Desa Konang.

“Awalnya kami mengamankan dua pelaku, akan tetapi yang satu orang inisial N ketika diperiksa bisa menunjukkan legalitas kepemilikan senjata api waktu diperiksa di Polsek Konang makanya dari polisi/penyidik tidak menetapkan N sebagai pelaku,” kata AKP Heru menyampaikan keterangannya.

Masih kata Heru, SA diamankan saat berada ditempat parkir dan gerak-geriknya mencurigakan kemudian anggota Pengamanan TPS Pilkades memeriksa N untuk dilakukan penggeledahan.

Tersangka kasus senpi saat Pilkades Konang Bangkalan.
Dok Anam klikku.net ist.

“Saat dilakukan penggeledahan terhadap N, anggota menemukan senjata api jenis revolver dan senjata tajam masih dalam sarungnya yang disembunyikan dibalik bajunya,” jelasnya.

Selain itu Heru menjelaskan jika SA memiliki senjata api tersebut sudah 15 tahun dengan tujuan untuk menjaga diri.

Ia menambahkan, senjata api beserta amunisi akan dikirim ke labfor untuk dilakukan pemeriksaan dan diancam pidana 20 tahun penjara.

“SA kami terapkan Pasal 1 Ayat 1 terkait senjata apinya terus terkait senjata tajamnya kita terapkan Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman pidana 20 tahun,” pungkasnya.


Reporter : Anam

Kontributor : Rief

Artikel ini telah dibaca 1163 kali

Baca Lainnya