Daerah Pendidikan

Senin, 30 Oktober 2023 - 14:16 WIB

9 bulan yang lalu

logo

SMKN 1 Duduksampeyan Memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke 95 Di Tahun 2023

Gresik | klikku.net – Dalam memperingati hari sumpah pemuda yang ke 95 di tahun 2023 Kepala sekolah SMKN 1 Duduk sampeyan Drs. Samsul Anang, MM., mengajak para anak didiknya serta seluruh dewan guru untuk melaksanakan upacara bendera, Senin (30/10)

Upacara tersebut di laksanakan di halaman sekolah SMKN 1 Duduksampeyan. Keberadaan sekolah tersebut di Jl. Sumari, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik.

Seluruh anak didik dari SMKN 1 Duduksampeyan serta dewan guru sangat antusias dalam melaksanakan upacara pada hari ini.

Kepala sekolah SMKN 1 Duduk sampeyan Drs. Samsul Anang, MM., melalui waka Sarpras Mohammad Muis, S. Pd. Membacakan sambutan menpora, yang intinya seperti ini.

Alhamdulilah rasa sukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karuniannya pada hari ini kita bersama sama memperingati hari sumpah pemuda yang ke 95 di tahun 2023.

Dilanjutkan oleh Waka Sarpras Mohammad Muis, S. Pd., sudah kita ketahui setiap tanggal 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan sumpah pemuda (HSN).

“Momentum tersebut mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928 yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia”

Masih waka Sarpras Mohammad Muis, S. Pd,. Pada peringatan sumpah pemuda yang Ke 95 Tahun ini mengusung Tema “Bersama majukan indonesia” sesuai dengan logo HSP ke 95 yang bermakna Stilasi.barisan manusia yang menyimbolkan kolaborasi dan warna – warni menunjukkan keanekaragaman suku, bahasa, dan budaya. Heterogenitas tersebut sebagai sumber kekuatan dalam memajukan Indonesia.

“Pemerintahan Republik Indonesia telah membuka luas partisipasi pemuda pemudi generasi muda Indonesia hari ini telah seiring sejalan mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama. Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional.”

Masih dibacakan oleh Mohammad Muis, S. Pd,.posisi indonesia memang sedeng berproses menyelesaikan persoalan korupsi, Kemiskinan, pengangguran, Narkoba, pornografi, Hoax, ujaran kebencian serta sejumlah bangsa lainnya.

“Tetapi semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berhenti melaju menuju Indonesia maju dan menciptakan masyarakat adil dan makmur.”

Disisi lain perkembangan teknologi dan informasi yang semakin cepat membuat kesenjangan penguasa terhadap teknologi dan informasi antar generasi.

“Demikian halnya dengan tatanan sosio-kultural, politik, dan bahkan bisnis yang kontestasi. Kita perlu bertanya apakah artificial intelligence telah digunakan optimal secara masif. Mengimbangi percepatan dan perubahan ini saja sudah cukup membuat kewalahan. Pada intinya, penguasaan oleh pemuda terhadap Teknologi dan Informasi serta Literasi Digital menjadi sesuatu yang harus diseriusi.”

Sebelum mengahiri Mohammad Muis, S. Pd, juga menbacakan teks dari menpora. Oleh karena itu, setiap pemuda perlu mempunyai visi, misi dan peran strategis

Untuk 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berlari lebih cepat. Strategi paling ampuh adalah dengan tolong-menolong lintas generasi dan gotong royong lintas sektor.

Karena kerja kolaboratif ini sesuai dengan amanah undang-undang no. 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan dan juga sesuai dengan Perpres No. 43 Tahun 2022 tentang Koordinasi Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan agar implementasi koordinasi lintas sektor tersebut efektif menuju pencapaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).

Maka pada momen Hari Sumpah Pemuda ini, kita harus canangkan kebulatan tekad semua stakeholder baik Kementerian dan Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota, Organisasi Kepemudaan, Komunitas serta elemen – elemen lain”

Terakhir, marilah kita jadikan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 ini sebagai momentum membangkitkan semangat kolaborasi dalam memajukan negeri. Semoga Tuhan yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan kepada kita. Widji


 

Artikel ini telah dibaca 378 kali

Baca Lainnya