Internasional Pendidikan

Kamis, 16 November 2023 - 09:20 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Unair Berikan Beasiswa pada Lima Mahasiswa Asal Palestina

Surabaya | klikku.net – Universitas Airlangga (Unair) memberikan beasiswa kepada mahasiswa yang berasal dari Palestina. Pemberian beasiswa tersebut, berlangsung pada kegiatan Sidang Dies Natalis Ke-69 Universitas Airlangga, di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C, Unair, Surabaya, Rabu (15/11).

Dalam sambutannya, Rektor Unair Prof Mohammad Nasih SE MT Ak, menyampaikan rasa duka, terhadap peristiwa yang terjadi di Palestina saat ini.

“Kondisi yang terjadi di sana, menyebabkan sejumlah mahasiswa Palestina yang sedang menempuh pendidikan di Unair, tidak dapat menghubungi sanak saudaranya di sana. Akibatnya, kiriman biaya hidup juga terhenti begitu saja. Akibatnya, proses belajar mereka jadi terganggu,” ujarnya.

Prof Nasih menambahkan, karena menganut nilai ‘Morality’, Unair terpanggil untuk memberikan kontribusi terbaiknya. Tidak hanya dalam bentuk dukungan moral, tetapi juga dukungan materi yang membantu mahasiswa Palestina, untuk melanjutkan studi mereka di Indonesia.

“Support dari kita sangat mereka butuhkan. Paling tidak, studi kawan-kawan mahasiswa yang berasal dari Palestina dapat terselamatkan. Rencananya, akan kita berikan beasiswa sampai dengan selesainya studi yang bersangkutan,” tambahnya.

Saat ini, terdapat lima mahasiswa asal Palestina, yang sedang menempuh pendidikan di Unair. Rencananya, masing-masing mahasiswa akan mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar 5 juta rupiah. Serta biaya kuliah sesuai dengan yang berlaku, pada program studi masing-masing mahasiswa.

Salah satu penerima beasiswa, Amina Alzaanin, yang sedang menempuh S3 Ilmu Ekonomi Universitas Airlangga mengaku bersyukur karena mendapatkan bantuan biaya hidup dan beasiswa. Apalagi, dia belum mengetahui kondisi terkini keluarganya di Palestina.

“Belum ada komunikasi sama sekali. Selama 15 hari ini, belum ada kabar apapun. Kalau rumah saya sudah dibom, sudah hancur. Jadi kondisi saat ini merupakan perang yang besar,” ujar Amina.

Dia juga merasa terbantu dengan dukungan dan doa, yang civitas akademika Unair berikan. Terlebih lagi adanya beasiswa. Karena hal itu, ia dapat kembali menjaga semangat, untuk terus melanjutkan studinya.

“Terima kasih banyak, karena kita semua di sini mengetahui bagaimana kondisi terkini di Gaza. Kita tidak bisa berkomunikasi dengan keluarga. Alhamdulillah, Universitas Airlangga membuat kita merasa tidak sendiri di sini. Dan terus semangat untuk melanjutkan kuliah,” pungkasnya.


 

Artikel ini telah dibaca 85 kali

Baca Lainnya