Hukrim

Rabu, 20 Desember 2023 - 11:32 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Polrestabes Surabaya Amankan 144 Kg Sabu Jaringan Jawa – Sumatra

Surabaya | klikku.net – Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan 144,016 kilogram Narkotika Jenis Sabu, jaringan antar Provinsi Jawa & Sumatra.

Menurut Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, dalam kasus ini diamankan dia tersangka yang merupakan suami istri berinisial MT (30) & RT (28), yang berperan sebagai kurir narkoba.

“Setelah mendapatkan informasi, kedua tersangka diamankan pada Kamis (14/12) di Hotel Great Diponegoro Surabaya. Kemudian dikembangkan, untuk mengambil sisa Sabu, di rumah kontrakan Jalan Tawes, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, pada Jumat (15/12),” ujarnya, saat rilis di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (20/12).

Irjen Pol Imam menambahkan, dalam kasus ini berhasil diamankan 144,016 Narkotika jenis Sabu, yang dikemas dalam kemasan teh asal Tiongkok.

“Jika di rupiahkan, nilainya sekitar Rp1,8 miliar. Dan berhasil menyelamatkan sekitar 2,1 juta nyawa manusia,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Pasma Royce menceritakan kronologi kejadian. Dimana kasus ini bermula, saat pihaknya mendapatkan informasi dari Sat Reskrim Polrestabes Palembang.

“Dari informasi tersebut, kami kembangkan bersama dan didapatkan hasil penangkapan kedua tersangka pasutri, yang bertindak sebagai kurir. Pada saat penangkapan, dari tangan keduanya kami amankan Sabu seberat 1,1 kg. Dan setelah dikembangkan, didapatkan 134 bungkus kemasan teh Tiongkok berisi Sabu, dengan berat total 144,016 kg Sabu di rumah kontrakan tersangka di Asahan, Sumatra Utara,” ungkap Pasma.

“Saat ini kasusnya masih kami kembangkan. Karena pasutri ini bergerak atas perintah bandar berinisial K, yang saat ini masih kami buru,” tambahnya.

“Atas perbuatannya, kedua tersangka akan dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo. 132 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” pungkasnya.


 

Artikel ini telah dibaca 1684 kali

Baca Lainnya