Pendidikan

Senin, 13 Mei 2024 - 12:19 WIB

6 hari yang lalu

logo

Webinar Pengmas FK UWKS: Penguatan Motivasi Penggunaan Program Emotional-Demonstration dalam Peningkatan Pengetahuan ASI Ekslusif pada KSH Kecamatan Sukomanunggal (Zona 2)

Surabaya | klikku.net – FK UWKS mengadakan kegiatan berturutan Pengabdian kepada Masyarakat bertema penyuluhan KSH (Kader Surabaya Hebat) untuk pencegahan stunting pada 2 waktu yang berturutan dan beberapa zona.

Adapun jadwal kegiatannya adalah penyuluhan offline pada 2 Maret dan webinar ooline melalui zoom pada 11 Mei 2024.

Salah satu zona mitra pelaksananya adalah 200 KSH Kecamatan Sukomanunggal (Kota Surabaya) sebagai zona 2. Adapun pelaksanaanya melibatkan Dosen sebagai Tim Pengabdi, yaitu Dr. Sri Lestari Utami, MKes; Dr. dr. Sukma Sahadewa, MKes; dr. Andiani, MKes  dan Dr. drg. Wike Herawaty. Selain itu juga melibatkan mahasiswa FK, yaitu Ester Devana, Jihan Azzahra N., Diana, dan Umbu Dewa Halal.

Topiknya dimulai dari peningkatan pengetahuan hingga penguatan motivasi padanya dari penggunaan program Emotional-Demonstration (Emo-Demo) Air-Susu-Ibu (ASI) Ekslusif pada kader kesehatan Kecamatan Sukomanunggal untuk pencegahan Stunting di Surabaya menuju Surabaya Zero Growth Stunting.

Menurut Dr. drg. Wike Herawaty, kegiatan webinar ini penting sekali karena memperkenalkan program Emo-Demo sebagai pendekatan komunikasi perubahan perilaku yang inovatif dengan menggunakan permainan dan sudah terbukti efektif memperbaiki perilaku Ibu dan pengasuh terkait pemberian makan bayi dan anak.

“Program ini juga membuat panduan kegiatan yang sangat partisipatif, yang bertujuan menyampaikan pesan sederhana dengan cara yang menyenangkan dan/atau menyentuh emosi agar membuatnya mudah diingat dan berdampak.  Salah satunya terkait dengan ASI Eksklusif,” Dr. drg. Wike Herawaty, Sabtu (11/05/2024).

Terdapat beberapa pesan penting yang didapat dari modul permainan ASI Eksklusif yang disusun. Perut bayi usia 0-6 bulan masing sangat kecil dan belum dapat menelan makan dengan mudah, sehingga cukup berikan ASI saja. Semakin sering ASI dihisap maka produksi ASI Ibu juga semakin banyak sehingga ukuran payudara tidak mempengaruhi produksiinya.

Memberikan ASI itu praktis, dan hemat waktu dibandingkan dengan memberikan susu formula, selain itu juga hemat biaya dalam rangka memberikan yang terbaik untuk bayi.

Menyusui memberikan waktu yang nyaman untuk menciptakan ikatan ibu dan anak terlebih melalui posisi dan pelekatannya yang tertentu. Memberikan kolostrum (ASI kental berwarna kuning yang keluar pertama kali) pada bayi adalah hal yang terbaik untuk awal hidupnya.

Terdapat kecenderungan penurunan tren stunting di Surabaya menurut data Status Gizi Indonesia (SSGI) Kemenkes RI. Prevalensi kasus stunting di Surabaya tahun 2021, 2022, dan 2023 berturut-turut adalah  28,9%; 4,8%; dan 2,78%. Sedangkan untuk tahun 2024 Waklot dan Pemkot Surabaya mempunyai tujuan zero kasus baru stunting. Untuk itu diperlukan kerjasama berbagai pihak dari partisipasi warga termasuk kader kesehatan, ibu dan balita.

Sementara itu, Dr. Sri Lestari Utami, MKes, sebagai PIC acara webinar pada zona 2  mengungkapkan bahwa kader adalah orang yang terpilih oleh masyarakat dan terlatih untuk menggerakkan masyarakat berpartisipasi dalam pemberdayaan bidang kesehatan juga harus melaksanakan orientasi kader.

Orientasi ini berguna meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader termasuk terkait pencegahan stunting melalui penggunaan permainan dalam program Emo-Demo termasuk ASI Eksklusif. Dengan program ini diiharapkan kader mengerti terkait pesan pentingnya dalam ASI saja cukup, siap bepergian, ikatan ibu dan anak, posisi menyusui dan pelekatan, cukup ASI sampai 6 bulan pertama, produksi ASI, dan klostrum untuk bayiku.

“Kader yang sudah mumpuni terkait hal ini diharapkan bisa menyampaikan pesan ini pada masyarakat binaannya melalui permainan yang murah, mudah, menarik, menyentuh emosi, bermanfaat, mengendap di pemikiran, dan mengubah pola perilakunya

Di ujung tulisan Tim Pengabdi sangat berterimakasih pada LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UWKS yang telah berkonstribusi memberikan bantuan dana untuk terselenggaranya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini,” Imbuhnya.

Artikel ini telah dibaca 175 kali

Baca Lainnya